TOPMEDIA – Momen seru bareng teman di kafe outdoor atau suasana city light yang cantik sering kali bikin kita gatal ingin mengabadikannya lewat jepretan kamera. Sayangnya, ekspektasi pengin dapet foto yang tajam dan aesthetic ala selebgram seringnya malah berujung kecewa karena hasil foto HP Android kamu justru kelihatan pecah, penuh bintik hitam, atau bahkan buram nggak karuan.
Kondisi low light memang menjadi musuh bebuyutan bagi sebagian besar sensor kamera ponsel. Ternyata, ada alasan teknis di balik kegagalan kamera kamu saat diajak “bertempur” di malam hari. Biar nggak bingung lagi, yuk cari tahu alasan kenapa kamera HP Android milikmu jelek ketika dipakai foto malam lewat penjelasan berikut ini!
1. Ukuran Sensor yang Terlalu Kecil
Faktor utama yang menentukan kualitas foto malam hari bukan cuma soal resolusi Megapixel (MP) yang besar, melainkan ukuran sensor fisiknya. Sensor kamera berfungsi menangkap cahaya; semakin besar sensornya, semakin banyak cahaya yang bisa diserap. Pada banyak HP Android kelas menengah ke bawah, sensor yang digunakan cenderung kecil, sehingga saat kondisi gelap, kamera kesulitan mengumpulkan cahaya yang cukup untuk menghasilkan gambar yang jernih. Hasilnya, foto akan terlihat gelap dan detail objek menjadi hilang.
2. Bukaan Lensa (Aperture) yang Kurang Lebar
Lensa kamera memiliki lubang yang disebut aperture (ditandai dengan angka f/seperti f/1.8 atau f/2.2). Semakin kecil angka f-nya, berarti bukaan lensa semakin lebar dan cahaya yang masuk pun semakin melimpah. Kalau HP Android kamu memiliki angka f yang besar (misalnya f/2.4 ke atas), maka lensa tersebut “sempit” dan tidak mampu memasukkan banyak cahaya saat malam hari. Inilah yang bikin kamera terpaksa menaikkan ISO secara digital, yang justru memicu munculnya butiran kasar atau noise pada foto kamu.
3. Masalah Optimasi Software dan Image Processing
Hardware yang bagus nggak akan maksimal tanpa dukungan software yang cerdas. HP Android dari berbagai brand punya cara berbeda dalam mengolah gambar setelah tombol shutter ditekan. Beberapa HP punya sistem noise reduction yang terlalu agresif, sehingga bukannya jadi jernih, foto malam kamu malah kelihatan seperti lukisan cat air karena detailnya “dihaluskan” secara berlebihan oleh sistem. Kurangnya optimasi pada algoritma Night Mode inilah yang sering bikin hasil foto Android terasa kalah saing.
4. Shutter Speed yang Lambat Tanpa Stabilisasi (OIS)
Saat memotret dalam gelap, kamera secara otomatis akan memperlambat shutter speed agar sensor punya waktu lebih lama untuk menyerap cahaya. Masalahnya, sedikit saja tangan kamu goyang saat memotret, hasilnya pasti akan blurry atau berbayang. Tanpa fitur Optical Image Stabilization (OIS) yang biasanya ada di HP flagship, getaran tangan sekecil apa pun akan sangat terasa. Hal ini sering jadi penyebab utama kenapa foto malam kamu jarang ada yang fokus dan tajam jika tidak menggunakan bantuan tripod.
Memahami keterbatasan perangkat adalah langkah awal buat kamu jadi fotografer mobile yang lebih pro. Jangan berkecil hati dulu, kamu masih bisa menyiasatinya dengan mencari sumber cahaya tambahan atau menggunakan mode manual agar hasilnya lebih maksimal. (Respatih)



















