TOPMEDIA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menanggapi isu mengenai sosok calon wakil presiden yang berpotensi mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2029. Ia menegaskan pembahasan soal itu belum menjadi agenda partainya, mengingat waktu menuju kontestasi masih cukup panjang.
Menurut Sugiono, hingga kini belum ada diskusi di internal Gerindra terkait figur pendamping Prabowo untuk periode mendatang. Ia menilai dinamika politik bisa berubah dalam beberapa tahun ke depan, sehingga terlalu dini membicarakan pasangan calon.
“Perjalanan menuju 2029 masih panjang. Banyak hal yang bisa berkembang. Saat ini kami belum membicarakan soal itu,” ujar Sugiono saat ditemui awak media, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, prioritas Gerindra saat ini adalah memastikan program-program pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan optimal. Sugiono mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat. Selain itu, ia juga menyinggung adanya perbaikan sejumlah indikator, termasuk upaya pengentasan kemiskinan yang menurutnya perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Di sisi lain, sejumlah partai dalam koalisi pemerintahan mulai menyatakan dukungan agar Prabowo dapat melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode. Sugiono menilai dukungan tersebut lahir dari kesamaan visi dan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan selama tahun pertama.
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, misalnya, menyatakan partainya mendukung penuh kebijakan dan program pemerintah yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat. PKB juga menyatakan kesiapan untuk terlibat lebih jauh dalam penguatan program strategis seperti MBG, termasuk membangun ekosistem yang melibatkan berbagai pihak agar pelaksanaannya semakin efektif.
Cak Imin menegaskan partainya solid mendukung Prabowo untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Sikap serupa juga datang dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, sebelumnya menginstruksikan kadernya untuk berada dalam satu barisan mendukung Presiden Prabowo. Ia bahkan menyebut partainya memiliki peluang untuk mengajukan kader sebagai calon wakil presiden di masa mendatang, mengingat kekuatan politik yang dimiliki PAN. (*)



















