TOPMEDIA – Aktivitas berbagi melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Bank Syariah Indonesia mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan. Dalam tiga pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, total dana ZISWAF yang dihimpun bank tersebut mencapai sekitar Rp30 miliar. Nilai ini hampir dua kali lipat dibandingkan perolehan pada Januari yang berada di kisaran Rp16 miliar.
Penghimpunan dana sosial tersebut dilakukan melalui berbagai kanal layanan bank, mulai dari aplikasi superapps BYOND by BSI, jaringan ATM, layanan kantor cabang, hingga transfer antarbank. Peningkatan transaksi ini menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat memanfaatkan layanan keuangan syariah, terutama pada momen Ramadan yang identik dengan kegiatan berbagi.
Perwakilan BSI menyebutkan bahwa kecenderungan masyarakat menggunakan layanan berbasis syariah terus meningkat dari waktu ke waktu. Ramadan menjadi periode penting bagi umat Islam untuk memperbanyak amal dan berbagi dengan sesama, sehingga pihak bank berupaya menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan masyarakat menyalurkan donasi melalui platform digital.
Melalui fitur Berbagi yang tersedia di aplikasi BYOND, nasabah dapat menunaikan berbagai kewajiban dan kegiatan sosial seperti zakat, infak, wakaf, hingga donasi ke berbagai program kemanusiaan. Pada Ramadan tahun ini, BSI juga menghadirkan sejumlah pilihan donasi, di antaranya program berbagi THR bagi anak yatim, penyediaan paket berbuka puasa dan sahur, hingga pembagian parsel Ramadan bagi kaum dhuafa.
Selain menghadirkan fitur digital, BSI juga menggelar kegiatan sosial secara langsung. Salah satunya dengan mengajak 50 anak yatim untuk berbelanja pakaian Lebaran di gerai busana muslim Rabbani yang berlokasi di Jakarta Timur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemanfaatan dana ZISWAF sebagai instrumen keuangan syariah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan gaya hidup halal.
Pengembangan superapps BYOND sendiri menjadi salah satu langkah BSI dalam mempercepat transformasi digital. Melalui platform ini, berbagai layanan keuangan dan kegiatan sosial dapat diakses dalam satu aplikasi, termasuk fitur zakat, infak, wakaf, dan donasi yang telah terhubung dengan sejumlah lembaga sosial terpercaya.
Anton menjelaskan bahwa fitur Berbagi di dalam BYOND dirancang untuk memudahkan nasabah melakukan berbagai transaksi sosial. Di dalamnya terdapat sejumlah pilihan layanan seperti pembayaran zakat, infak, wakaf, hingga donasi ke berbagai program kemanusiaan. Nasabah juga dapat memilih program sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Pada bulan Ramadan, beberapa program donasi yang tersedia antara lain berbagi THR untuk anak yatim, penyediaan paket berbuka puasa dan sahur, serta bantuan parsel Ramadan bagi masyarakat kurang mampu.
“Inilah peran BSI di dalam memfasilitasi semangat nasabah yang ingin berbagi sekaligus memperkuat peran kami sebagai sahabat sosial bagi masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, fitur Berbagi di aplikasi BYOND telah terintegrasi dengan 49 Lembaga Amil Zakat resmi di Indonesia. Selama Ramadan, transaksi pembayaran zakat melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat hingga 56 persen. Selain zakat, transaksi pada layanan infak, donasi, dan fidyah juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Kondisi ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada sesama melalui platform digital.
Sejalan dengan transformasi digital yang dilakukan perusahaan, jumlah pengguna aplikasi BYOND juga terus meningkat. Hingga saat ini, total pengguna tercatat mencapai sekitar 5,9 juta orang atau tumbuh hingga 197 persen secara tahunan. Mayoritas pengguna aplikasi tersebut berasal dari kalangan generasi Z dan milenial.
Tingginya adopsi layanan digital ini turut mendorong aktivitas transaksi di BSI. Secara keseluruhan, total transaksi digital yang tercatat melalui platform tersebut telah melampaui 500 juta transaksi dalam setahun.
Menurut Anton, Ramadan menjadi kesempatan penting bagi perbankan syariah untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui BYOND, BSI ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya memudahkan transaksi keuangan, tetapi juga mendorong aktivitas sosial dan spiritual masyarakat.
Ke depan, BSI berencana terus mengembangkan inovasi pada aplikasi BYOND agar dapat menjangkau lebih banyak segmen masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat basis nasabah BSI yang saat ini telah mencapai sekitar 23 juta pelanggan. (*)



















