TOPMEDIA – Dunia tinju profesional kembali diguncang oleh kabar megatarung yang telah dinanti selama satu dekade. Dua legenda hidup, Floyd “Money” Mayweather dan Manny “Pacman” Pacquiao, resmi dijadwalkan kembali naik ring dalam sebuah laga rematch profesional pada 19 September 2026.
Kali ini, panggung megah Sphere di Las Vegas AS akan menjadi saksi bisu upaya Pacquiao menghapus noda kekalahan satu-satunya dari rival terbesarnya itu pada satu dekade silam.
Menambah daya tarik, raksasa streaming global Netflix telah mengunci hak siar eksklusif untuk menayangkan pertarungan ini secara langsung ke seluruh dunia.
Meskipun usia kedua petinju sudah tidak lagi di masa keemasan, Mayweather akan menginjak 49 tahun saat laga berlangsung, keduanya menegaskan bahwa ini bukanlah sekadar laga ekshibisi.
Bagi Mayweather, laga ini adalah pembuktian atas rekor tak terkalahkannya sebanyak 50 kali dengan 27 KO.
Sejak kemenangan TKO atas bintang UFC, Conor McGregor, pada 2017 silam, “The Pretty Boy” lebih banyak menghabiskan waktu di laga hiburan. Namun, tantangan dari Pacquiao tampaknya memicu kembali naluri kompetitifnya.
“Saya sudah pernah mengalahkan Manny sekali. Kali ini, hasilnya akan tetap sama,” tegas Mayweather dalam rilis resmi yang dikutip dari The Ring, Selasa (24/2/2026).
Di sisi lain, Pacquiao dengan rekor 62-8-2 dan 39 KO membawa misi yang jauh lebih emosional. Legenda Filipina yang pernah menjuarai delapan kelas berbeda ini ingin memberikan kekalahan pertama bagi Mayweather, sebelum ia benar-benar menggantung sarung tinjunya.
“Saya ingin Floyd menjalani hidup dengan satu kekalahan di rekor profesionalnya, dan selalu ingat siapa yang memberikan kekalahan itu,” ancam Pacquiao dengan nada penuh keyakinan.
Pertemuan pertama mereka pada Mei 2015 memang tercatat sebagai laga paling menguntungkan sepanjang sejarah dengan pendapatan melampaui 600 juta dollar AS. Namun secara teknis, laga tersebut dicap membosankan oleh sebagian besar penggemar tinju dunia karena gaya defensif Mayweather yang terlalu dominan.
Kini dengan format siaran langsung Netflix, kedua petinju berjanji akan menyuguhkan performa yang berbeda. Bagi Pacquiao, ini adalah kesempatan mendedikasikan kemenangan bagi rakyat Filipina. Sementara bagi Mayweather, pertandingan ini adalah soal menjaga warisan kesempurnaan rekornya.
Namun sebelum saling adu jotos di Sphere, kedua veteran tinju dunia ini tetap memiliki jadwal padat yang akan menguji fisik mereka.
Floyd Mayweather dijadwalkan akna bertarung dalam laga ekshibisi melawan legenda kelas berat, Mike Tyson, pada 25 April 2026.
Sedangkan Manny Pacquiao akan menghadapi Ruslan Provodnikov dalam laga ekshibisi pada 18 April 2026 di Thomas & Mack Center, Las Vegas AS.
Dunia kini menanti apakah kecepatan tangan Pacquiao masih mampu menembus pertahanan legendaris Mayweather, atau justru kecerdasan taktis Mayweather yang akan kembali membungkam ambisi sang rival. (*)



















