TOPMEDIA-Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit Stuart Attwell yang dinilai membingungkan dalam laga dramatis melawan AFC Bournemouth pada ajang Premier League.
Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2 setelah diwarnai sejumlah kontroversi penalti.
Manchester United sempat unggul pada menit ke-61 melalui eksekusi penalti Bruno Fernandes.
Hadiah penalti diberikan setelah bek Bournemouth, Álex Jiménez, menarik baju Matheus Cunha di dalam kotak terlarang.
Namun, beberapa menit kemudian terjadi insiden serupa ketika Amad Diallo dijatuhkan oleh Adrien Truffert di area penalti.
Meski terdapat kontak fisik, teknologi VAR memutuskan bahwa insiden tersebut tidak cukup kuat untuk dianggap sebagai pelanggaran.
Keputusan itu memicu protes dari kubu Manchester United. Beberapa detik setelah insiden tersebut, Bournemouth langsung melakukan serangan balik dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ryan Christie.
United kembali unggul pada menit ke-71 setelah bek Bournemouth, James Hill, secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau sepak pojok yang dilepaskan Bruno Fernandes.
Namun, drama belum berakhir. Situasi berubah drastis ketika bek United, Harry Maguire, mendorong striker Bournemouth, Evanilson, di dalam kotak penalti.
Insiden tersebut membuat Maguire menerima kartu merah, dan Bournemouth mendapat hadiah penalti yang kemudian berhasil dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.
Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, menilai insiden terhadap Diallo bukanlah pelanggaran penalti.
Namun, Carrick memiliki pandangan berbeda dan menilai dua kejadian tersebut hampir identik.
Carrick menegaskan bahwa salah satu keputusan wasit pasti keliru karena terdapat dua insiden serupa dengan hasil keputusan yang berbeda.
Menurutnya, menarik pemain dengan kedua tangan di dalam kotak penalti seharusnya dianggap pelanggaran yang berujung penalti.
Ia juga menyoroti momen krusial ketika penalti tidak diberikan kepada United, yang langsung diikuti serangan balik Bournemouth hingga berujung gol.
Situasi tersebut dinilai sangat memengaruhi jalannya pertandingan.
Meski harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah Maguire, Carrick tetap memuji perjuangan anak asuhnya yang mampu bertahan dengan baik hingga laga berakhir.
Menurut Carrick, kontroversi penalti tersebut menjadi momen yang mengejutkan dan sulit dipahami, terutama karena dua insiden serupa mendapatkan perlakuan berbeda dari wasit.



















