TOPMEDIA – Komedian sekaligus presenter Wendi Cagur baru-baru ini membagikan kabar bahwa dirinya telah menjalani transplantasi rambut. Perubahan penampilannya langsung mencuri perhatian publik, mengingat selama bertahun-tahun ia dikenal dengan kepala plontos yang sudah menjadi ciri khasnya di dunia hiburan.
Keputusan untuk melakukan transplantasi rambut bukanlah hal yang tiba-tiba. Wendi mengaku telah memikirkannya cukup lama sebelum akhirnya mantap menjalani prosedur tersebut. Ia menyebut ada lebih dari 5.000 helai rambut yang dipindahkan dari bagian belakang kepala ke area depan yang mulai menipis.
“Sekitar 5.000 helai rambut dipindahkan dari belakang ke bagian depan yang memang sudah cukup kosong,” ungkapnya dalam sebuah wawancara.
Pria berusia 46 tahun itu menegaskan, langkah tersebut bukan sekadar demi penampilan. Menurutnya, alasan utama justru berkaitan dengan kondisi kesehatan kulit kepalanya. Selama lima tahun terakhir, ia harus mencukur rambutnya setiap tiga hari sekali dengan dua alat cukur berbeda agar benar-benar bersih. Kebiasaan itu lama-kelamaan membuat kulit kepalanya mengalami iritasi, terasa perih, bahkan sakit. Apalagi, ia kerap bekerja di lokasi syuting dengan suhu dingin dalam kondisi kepala terbuka.
Selain faktor kesehatan, pertimbangan usia juga ikut memengaruhi keputusannya. Ia merasa memiliki rambut akan membuatnya lebih nyaman beraktivitas tanpa harus terus-menerus mengenakan topi.
Setelah menjalani prosedur transplantasi, Wendi harus mematuhi berbagai aturan ketat selama masa pemulihan. Ia mengaku proses tindakannya sendiri tidak terlalu menyakitkan, namun justru pantangan setelahnya yang terasa berat. Selama satu bulan, ia dilarang mengonsumsi kafein dan tidak boleh memakai penutup kepala agar pertumbuhan rambut bisa dipantau dengan baik.
Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri mengingat pekerjaannya terkadang mengharuskannya memakai wig atau aksesori kepala lainnya. Meski begitu, ia memilih mengikuti seluruh anjuran demi mendapatkan hasil maksimal.
Dalam tiga hari pertama setelah tindakan, ia bahkan tidak boleh menyentuh kepala dengan air karena masih dalam kondisi luka. Ia juga tidak diperbolehkan mengenakan kaus dan harus memakai kemeja agar tidak mengganggu area kepala. Aturan tersebut sempat membuatnya kerepotan karena ia jarang memiliki kemeja di rumah, hingga akhirnya meminta bantuan sang istri untuk menyiapkannya.
Soal biaya, Wendi mengungkapkan bahwa tarif transplantasi dihitung per helai rambut. Ia menyebut kisarannya sekitar Rp30 ribu per helai. Dengan total 5.096 helai rambut yang ditanam, biaya yang dikeluarkan tentu tidak sedikit. Itu pun belum termasuk perawatan tambahan seperti PRP serta obat-obatan yang perlu dikonsumsi dan dikontrol selama satu hingga dua tahun ke depan untuk menjaga kualitas serta kekuatan akar rambutnya. (*)



















