TOPMEDIA – Dunia sulap internasional dikejutkan pada kabar terbaru dari sang maestro ilusi, David Copperfield. David telah menjadi ikon selama 25 tahun di MGM Grand Las Vegas. Sang legenda akhirnya memutuskan untuk menutup masa residensi ikonik tersebut.
Dari unggahan resmi di X, David Copperfield mengonfirmasi bahwa dia akan melakukan aksi terakhirnya yang dijadwalkan pada 30 April mendatang.
Momen ini akan menjadi penutup era yang sangat emosional bagi para penggemar setianya di seluruh dunia.
“Perjalanan saya dimulai sejak kecil di New Jersey dengan mimpi suatu hari nanti menjadikan sulap sebagai bagian dari hidup saya,” tulis David Copperfield melalui unggahannya, Sabtu (7/3/2026).
Ia pun menekankan dirinya bahwa seni sulap punya makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar profesi di atas panggung.
“Dulu saya melihat sulap dan sekarang pun lebih dari sekadar pekerjaan saya. Sulap mengajarkan kita bahwa seringkali hal-hal yang dianggap mustahil oleh orang lain sebenarnya bukan hanya mungkin, tetapi juga dalam jangkauan kita,” lanjutnya.
Meski harus berpamitan dari MGM Grand, David memberi bocoran dirinya sedang menyiapkan proyek raksasa yang diklaim sebagai tantangan tersulit sekaligus terbesar dalam hidupnya.
David pun tampak sangat antusias untuk segera membagikan kejutan berikutnya kepada publik.
Keberhasilan selama dua dekade lebih itu ia akui tak lepas dari kerja keras kru dan tim MGM yang luar biasa.
Dengan kolaborasi hebat itu David Copperfield sukses membius lebih dari 7 juta penonton dari berbagai belahan dunia lewat atraksi sulap yang memukau setiap malam.
Sebagai kado perpisahan, ia berencana menggempur Las Vegas dengan 120 pertunjukan maraton selama 8 minggu ke depan.
David Copperfield ingin melihatkan kepada semua orang bahwa mimpi besar bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih.
“Anak kecil dari Jersey ini telah membuktikannya, dan aku mempercayai sulap lebih dari yang pernah ada,” tutupnya dalam unggahan tersebut.
Forbes pun sampai menobatkan David Copperfield sebagai pesulap panggung paling sukses secara komersial sepanjang sejarah.
Deretan aksi gila seperti melenyapkan Patung Liberty, terbang di atas Grand Canyon, hingga menembus kokohnya Tembok Besar China sudah menjadi bukti nyata kehebatannya.
Di tahun 2023 lalu, ia sempat membuat heboh dengan ambisinya untuk membuat bulan menghilang dari langit.
Meskipun proyek yang sudah digarap selama 30 tahun itu belum juga terlaksana hingga saat ini, publik tetap menanti pembuktian dari janji besarnya tersebut.
Ditengah prestasi dirinya yang berkilau, hidup David Copperfield tidak luput dari terpaan badai kontroversi. Namanya sempat terseret dalam pusaran rilis dokumen terkait kasus hukum Jeffrey Epstein yang sempat viral.
Kemudian, pada tahun 2018 silam, ia juga harus menghadapi tuduhan serius mengenai dugaan penyerangan terhadap seorang model di masa lalu.
Menanggapi hal itu, David sempat mengeluarkan pernyataan tegas agar publik tidak terburu-buru dalam memberikan penghakiman sebelum semua fakta terungkap jelas. (*)



















