TOPMEDIA-Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea FC, resmi mengumumkan perusahaan teknologi kecerdasan buatan IFS sebagai sponsor utama jersey hingga akhir musim kompetisi berjalan.
Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri periode tanpa sponsor jangka panjang yang dialami klub sejak kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Three berakhir pada 2023.
Melalui kemitraan terbaru ini, logo IFS akan terpampang di bagian depan jersey tim putra dan putri Chelsea mulai digunakan dalam waktu dekat.
Tim putra yang kini dilatih Liam Rosenior akan mengenakan jersey baru saat menghadapi Burnley FC di ajang Liga Premier, sementara tim putri asuhan Sonia Bompastor juga akan memakai seragam tersebut dalam laga Piala FA Wanita melawan Manchester United Women.
Manajemen Chelsea menyebut kerja sama ini sebagai kemitraan global multi-tahun. Namun, klub belum memastikan apakah IFS akan tetap menjadi sponsor utama setelah musim ini berakhir.
Nilai finansial dari kesepakatan tersebut juga tidak diungkapkan kepada publik.
IFS sendiri dikenal sebagai perusahaan penyedia perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan untuk sektor industri.
Dalam pernyataan resmi klub, perusahaan tersebut disebut sebagai salah satu penyedia solusi AI industri terkemuka yang dipercaya berbagai organisasi besar dunia melalui teknologi kecerdasan kontekstual berbasis kebutuhan industri.
Kesepakatan dengan IFS hadir sekitar dua setengah tahun setelah berakhirnya kerja sama Chelsea dengan Three.
Sebelumnya, perusahaan teknologi data olahraga Infinite Athlete sempat menjadi sponsor utama melalui kontrak jangka pendek sejak September 2023.
Pada musim lalu, Chelsea bahkan sempat tampil tanpa sponsor utama hingga beberapa pekan terakhir kompetisi sebelum perusahaan pengembang properti asal Uni Emirat Arab, DAMAC, muncul sebagai sponsor sementara.
Presiden Chelsea, Jason Gannon, menyambut positif kolaborasi ini dan menilai kemitraan dengan IFS sebagai langkah strategis klub dalam memanfaatkan teknologi modern.
Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi AI diharapkan mampu mendorong performa klub, baik di dalam maupun di luar lapangan, sekaligus memperkuat posisi Chelsea sebagai organisasi sepak bola yang adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan.



















