Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Cerita Atta dan Aurel Atur Gadget Anak di Era Digital: Dari Laptop Mainan hingga Larangan Medsos

×

Cerita Atta dan Aurel Atur Gadget Anak di Era Digital: Dari Laptop Mainan hingga Larangan Medsos

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pasangan selebritas Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah mengaku menghadapi tantangan tersendiri dalam membesarkan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Keduanya berusaha mengatur penggunaan gadget bagi dua putri mereka, Ameena Hanna Nur Atta dan Azura Humaira Nur Atta, agar tidak berlebihan sejak usia dini.

Di era digital saat ini, perangkat elektronik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Kondisi tersebut membuat banyak orang tua, termasuk Atta dan Aurel, harus mencari cara bijak untuk mengontrol penggunaan gadget di rumah.

HALAL BERKAH

Dalam perbincangan di kanal YouTube Ivan Gunawan melalui program C8 Podcast, Aurel sempat membagikan pengalamannya saat mencoba membatasi Ameena bermain ponsel. Ia mengaku kerap dibuat kewalahan karena putrinya mampu memberikan jawaban yang tak terduga.

“Satu ketika aku larang, ‘Kak jangan main handphone ya’. ‘Mama Papa juga main handphone. Ngapain Mama Papa main handphone?’ Dibalikin gitu,” cerita Aurel yang dikutip dari kanal YouTube C8 Podcast pada Rabu (11/3/2026).

Aurel mengaku sering kebingungan saat harus menjelaskan alasan orang tua boleh menggunakan ponsel sementara anak tidak diizinkan. Ia kemudian mencoba memberikan penjelasan sederhana bahwa ponsel yang digunakan olehnya dan Atta berkaitan dengan pekerjaan.

Baca Juga:  Punya Pendapatan 16 Miliar Setahun Dari YouTube, Farida Nurhan Bulat Undur Diri

Namun jawaban tersebut justru memancing respons polos Ameena yang membuat situasi menjadi lucu.

“Mama kerja Nak, handphone kerjaan Mama di sini. ‘Ya udah aku juga kerja. Ini aku juga lagi lihat’,” ujar Aurel.

Setelah beberapa kali menghadapi situasi serupa, Atta dan Aurel akhirnya mencari cara lain agar Ameena tidak terlalu tertarik pada gadget asli. Mereka kemudian membelikan mainan yang bentuknya menyerupai perangkat elektronik seperti yang digunakan orang dewasa.

Mainan tersebut berupa laptop serta ponsel mainan yang secara tampilan mirip dengan gadget sungguhan. Cara ini dianggap cukup efektif untuk mengalihkan perhatian Ameena.

“Akhirnya tahu nggak ada caranya kita beliin laptop mainan sama handphone-handphone-an mainan semuanya,” jelas Aurel.

Sementara itu, Atta menegaskan dirinya cukup tegas terkait penggunaan teknologi oleh anak-anak, terutama yang berhubungan dengan media sosial. Ia menilai anak-anak yang masih sangat kecil sebaiknya belum terpapar platform tersebut.

Baca Juga:  Aisar Khaled Boyong Ibu ke Rumah Ria Ricis, Kesan Pertama Langsung Positif

“Apalagi di setahun dua tahun terakhir, aku sangat nggak boleh dia pegang sosial media,” tegas Atta.

Meski demikian, Ameena memang memiliki akun Instagram. Namun Atta menegaskan akun tersebut sepenuhnya dikelola oleh dirinya dan Aurel.

“Ameena itu kalaupun dia punya sosial media kan yang manage kita, jadi yang upload kita berdua gitu,” jelas Atta.

Atta juga mengakui bahwa membesarkan anak di zaman sekarang terasa lebih menantang dibandingkan ketika dirinya masih kecil. Perkembangan teknologi serta pengaruh lingkungan membuat orang tua harus lebih waspada dalam mengawasi anak.

“Di era sekarang nih kita makin ngeri juga ya melihat pergaulan melihat ini… wah apalagi dulu kita juga pernah gaul gitu kan?” ujar Atta.

Hal senada juga dirasakan oleh Aurel. Ia mengaku kadang merasa lebih tenang ketika anak-anaknya banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan terlalu sering berada di luar.

Menurutnya, kondisi pergaulan anak-anak saat ini cukup membuatnya khawatir.

“Kadang pergaulannya semakin menyeramkan jadi kayak, ya Allah nggak apa-apa deh anak aku mungkin nggak segaul yang kayak aku zaman dulu,” kata Aurel.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Tren Sewa iPhone Meningkat Tajam

Selain membatasi penggunaan gadget, Atta dan Aurel juga menaruh perhatian besar pada pendidikan moral serta agama bagi anak-anak mereka. Menurut Atta, pembentukan karakter tidak hanya bergantung pada pendidikan formal.

“Ilmunya mereka kayak gimana, gimana mereka sama Tuhan juga, gimana agamanya kita harus jaga nih,” tutur Atta.

Sebagai orang tua muda, keduanya juga berusaha membangun hubungan yang dekat dengan anak-anak. Salah satu caranya adalah dengan mengajak anak berbicara layaknya teman agar mereka merasa lebih nyaman berbagi cerita.

“Sama yang sekarang nih harus dirangkul tapi mungkin kita mengajak ngobrolnya lebih ke as a friend aja gitu loh,” ujar Aurel.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Atta menegaskan bahwa kesehatan mental dan fisik anak tetap menjadi prioritas utama bagi mereka sebagai orang tua.

“Yang namanya orang tua pasti kan juga ingin menjaga bahwa anaknya mentalnya ya kan kesehatannya semua juga jadi bagus ya,” tutup Atta. (*)

TEMANISHA.COM