TOPMEDIA – PSIM Yogyakarta menargetkan diri untuk bisa bertahan di kompetisi teratas tanah air. Mereka sesegera mungkin memastikan untuk bertahan di Super League. Laskar Mataram akan gaspol mengamankan poin di putaran kedua.
PSIM saat ini berada di posisi ketujuh di klasemen sementara Super League. Tim asal Kota Gudeg itu mengumpulkan sebanyak 30 poin dan hanya selisih satu poin dari Persebaya di peringkat enam.
Untuk bertahan di Super League, satu tim setidaknya harus mengumpulkan 40 poin. Oleh karena itu, PSIM jelas masih membutuhkan setidaknya empat kemenangan lagi.
Jean-Paul van Gastel, pelatih PSIM sadar dengan poin minimal itu. Oleh karena itu, dia ingin segera meraihnya bersama Ze Valente cs.
“Di Indonesia sepertinya ada dua kompetisi yang terpisah. Putaran pertama kita sudah lihat bagaimana liga, lalu di putaran kedua semua klub mulai panik dan memperkuat tim. Itu menjadi liga yang berbeda lagi,” ujar Van Gastel.
“Bagi kami, kami harus mempertahankan apa yang sedang kami lakukan. Semoga pemain yang cedera bisa segera kembali.”
“Saya rasa kami butuh empat kemenangan berturut-turut hanya untuk tidak terdegradasi. Kami butuh lebih banyak poin untuk mencapai target tersebut,” kata dia menambahkan.
Pada pertandingan berikutnya, PSIM akan menjalani laga berat. PSIM akan melawat ke markas Borneo FC pada 1 Februari 2026. (*)



















