TOPMEDIA – Pedangdut Dewi Perssik tak bisa menyembunyikan perasaan haru saat harus merelakan putranya, Felice Gabriel, memilih jalan hidup sebagai abdi negara. Sebagai seorang ibu, ia mengaku keputusan itu terasa berat, meski di sisi lain juga dipenuhi rasa bangga.
Dewi menyebut langkah tersebut murni berasal dari keinginan sang anak. Ia hanya berperan sebagai orang tua yang memberi restu, dukungan, serta doa terbaik.
“Rasanya campur aduk, bahagia iya, tapi berat juga,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2026).

Menurutnya, tidak mudah melepas anak menjalani pendidikan dan pengabdian yang panjang. Ia menyadari bahwa pilihan tersebut membawa konsekuensi besar, termasuk harus berpisah dalam waktu lama.
Felice diketahui akan menjalani masa pendidikan selama beberapa tahun ke depan. Hal ini membuat Dewi harus siap menahan rindu sebagai seorang ibu.
“Yang bisa aku lakukan cuma mendoakan dan mendukung,” tuturnya.
Dewi menegaskan dirinya tidak pernah memaksakan pilihan hidup kepada anaknya. Ia percaya setiap anak berhak menentukan masa depan sesuai keinginannya sendiri.
Baginya, peran orang tua adalah memberi arahan dan membuka jalan, sementara keputusan akhir tetap ada di tangan sang anak. (*)



















