TOPMEDIA – Momen hujan deras paling pas memang dipakai buat rebahan sambil scrolling media sosial atau lanjutin maraton film series. Sayangnya, sering banget rencana santai ini berantakan gara-gara koneksi internet yang mendadak lemot atau malah hilang total saat rintik air mulai turun. Rasanya pengin marah tapi bingung mau nyalahin siapa, kan?
Banyak yang menganggap fenomena ini cuma mitos atau sekadar kebetulan saja. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik menurunnya kualitas sinyal saat cuaca buruk melanda. Daripada cuma bisa menghela napas sambil lihat ikon loading yang muter terus, yuk kita bedah fakta sebenarnya kenapa hujan bikin sinyal internet lemot biar kamu makin paham!
1. Partikel Air yang Menghadang Gelombang Radio
Fakta pertama yang harus kamu tahu adalah fenomena yang disebut dengan rain fade. Sinyal internet, terutama yang menggunakan jaringan seluler atau satelit, dikirimkan melalui gelombang radio frekuensi tinggi. Saat hujan turun, butiran air di udara ini bertindak sebagai penghalang fisik yang menyerap dan membiaskan energi dari gelombang radio tersebut. Semakin deras hujannya, semakin banyak partikel air yang harus ditembus oleh sinyal, sehingga kekuatan sinyal yang sampai ke HP atau router kamu jadi berkurang drastis.
2. Gangguan pada Infrastruktur dan Perangkat Fisik
Hujan sering kali datang sepaket dengan angin kencang dan petir yang bisa memengaruhi infrastruktur fisik penyedia layanan internet. Angin yang sangat kuat berisiko menggeser posisi antena atau piringan satelit sedikit saja dari koordinat aslinya, yang berakibat pada penurunan kualitas transmisi data. Selain itu, kelembapan udara yang sangat tinggi saat hujan juga bisa masuk ke celah-celah kabel atau perangkat luar ruangan yang sudah mulai aus, menyebabkan korsleting kecil atau gangguan teknis yang menghambat distribusi sinyal ke rumah-rumah.
3. Lonjakan Pengguna yang ‘Mager’ di Dalam Ruangan
Secara tidak sadar, perilaku kita saat hujan juga berpengaruh pada kecepatan internet. Ketika cuaca buruk, mayoritas orang cenderung membatalkan aktivitas luar ruangan dan memilih berdiam diri di dalam rumah. Hal ini memicu lonjakan penggunaan internet secara bersamaan dalam satu area atau cell tower yang sama. Karena jalur datanya harus dibagi-bagi dengan ribuan pengguna lain yang sama-sama lagi asyik streaming atau main game online demi mengusir bosan, jangan kaget kalau kecepatan internet kamu jadi terasa lebih lambat dari biasanya.
4. Material Bangunan yang Makin Sulit Ditembus
Dalam kondisi normal, sinyal mungkin masih bisa menembus dinding bangunan dengan cukup baik. Namun, saat hujan, dinding luar rumah atau gedung jadi basah dan tertutup lapisan air. Air dikenal sebagai penghalang gelombang elektromagnetik yang sangat kuat. Lapisan air pada material bangunan ini menambah beban bagi sinyal yang sudah melemah akibat rain fade di luar tadi. Hasilnya, sinyal internet harus berjuang ekstra keras untuk masuk ke dalam kamar kamu, yang akhirnya bikin pengalaman browsing jadi terasa penuh perjuangan.
Nah, sekarang kamu sudah tahu kan kalau koneksi yang lemot saat hujan itu bukan cuma perasaan kamu saja, tapi memang ada alasan teknis di baliknya. Jadi, kalau nanti langit mulai mendung, mendingan segera download konten favoritmu supaya aktivitas hiburan tetap lancar jaya meski di luar lagi badai. (respatih)



















