TOPMEDIA – Timnas futsal putri Indonesia siap melangkah ke Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026. Bermodal raihan medali perak di SEA Games 2025, skuad asuhan Luis Estrela itu kini bersiap mempertahankan rekor regional dalam Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026 yang akan berlangsung di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand.
Meski persiapan tergolong singkat, pelatih asal Portugal tersebut meyakini 14 pemain yang diboyongnya adalah komposisi terbaik untuk menjaga marwah futsal putri Indonesia di level regional.
Selama empat pekan terakhir, Estrela telah memeras keringat 19 pemain di pemusatan latihan sebelum akhirnya mengerucutkan skuad menjadi 14 nama. Tantangan utama kali ini bukanlah soal fisik melainkan minimnya laga uji coba internasional untuk mengukur kohesi tim.
“Kami tidak memiliki pertandingan persahabatan yang ideal dalam persiapan ini. Beberapa pemain juga sempat harus pulih dari kendala kesehatan seperti flu di minggu terakhir,” kata Estrela, Senin (23/2/2026).
Namun, Estrela enggan bersandar pada alasan tersebut. Baginya, peningkatan kualitas pemain selama satu bulan latihan sudah menjadi fondasi yang cukup. “Tidak ada alasan. Kami siap menghadapi tantangan dan saya sangat senang dengan kerja keras tim ini,” tegasnya.
Langkah Indonesia dipastikan tidak akan mudah. Berdasarkan hasil undian, Garuda Pertiwi tergabung di Grup A bersama raksasa futsal Asia Tenggara, Thailand, serta tetangga serumpun, Malaysia.
Laga perdana yang berlangsung Selasa (24/2/2026) malam akan menjadi ujian nyali saat Indonesia langsung berhadapan dengan tuan rumah Thailand.
Laga ini sekaligus menjadi ajang pembuktian apakah kemenangan Indonesia atas Thailand di semifinal SEA Games tahun lalu merupakan sebuah konsistensi atau sekadar momentum sesaat.
Setelah menghadapi Thailand, Indonesia hanya memiliki waktu istirahat singkat sebelum melakoni laga penentuan grup melawan Malaysia pada hari berikutnya. Sementara itu, persaingan di Grup B dihuni oleh Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Australia.
Estrela membawa komposisi yang cukup berimbang di setiap lini. Di sektor penjaga gawang, sosok berpengalaman Riska Aprilia tetap menjadi pilihan utama. Di lini pertahanan (anchor), kapten legendaris Novita Murni Piranti akan memimpin pemain muda seperti Nizrina Fauziah.
Sektor sayap (flank) menjadi bagian paling gemuk dengan enam pemain, termasuk nama-nama lincah seperti Fitri Rosdiana dan Ikeu Rosita yang diharapkan menjadi mesin motor serangan. Sementara di ujung tombak (pivot), ketajaman Insyafadya Salsabillah akan diuji oleh pertahanan ketat tim-tim lawan.
Sesuai regulasi, hanya juara dan runner-up grup yang berhak melaju ke babak semifinal pada Sabtu (28/2). Publik sepak bola nasional tentu berharap Garuda Pertiwi mampu mengulangi, atau bahkan melampaui capaian sejarah mereka tahun lalu untuk melangkah hingga partai puncak pada Senin (2/3). (*)
Daftar Skuad Timnas Futsal Putri Indonesia:
- Kiper: Riska Aprilia, Fitry Amelya.
- Anchor: Novita Murni Piranti, Diah Tri Lestari, Nizrina Fauziah Permana.
- Flank: Marsya Aulia Nurhalisa, Quisepina Anastasia, Dhea Febrina Bangun, Fitri Rosdiana, Fitri Sundari, Ikeu Rosita.
- Pivot: Insyafadya Salsabillah, Agnes Matulapelwa, Nisma Francida Rusdiana.



















