Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Bapanas Pastikan Harga Pangan Stabil di Tengah Bencana Sumatera

×

Bapanas Pastikan Harga Pangan Stabil di Tengah Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini
Bapanas memastikan pasokan dan harga pangan tetap aman di tengah banjir dan longsor di Sumatera. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan pasokan dan harga pangan nasional tetap terkendali meski bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Upaya penguatan distribusi, penyaluran bantuan pangan, serta pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan gejolak harga dapat dicegah.

HALAL BERKAH

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan kondisi harga pangan saat ini relatif stabil.

Hal ini sejalan dengan arahan tegas Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi bencana untuk memainkan harga.

“Bapak Menteri sangat tegas, jangan ada yang mainkan harga, apalagi di tengah kondisi bencana,” ujar Ketut saat meninjau Pasar Rawamangun, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga:  1.500 Relawan Bersihkan Pantai Tambak Wedi Kenjeran di World Cleanup Day 2025

Bapanas memperkuat pengawasan dengan mengerahkan Satgas Pangan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Bantuan pangan reguler maupun bantuan bencana, termasuk beras SPHP, terus digelontorkan ke wilayah terdampak.

Ketut menegaskan dampak bencana terhadap harga pangan di wilayah lain tidak signifikan karena distribusi diperkuat dan suplai tambahan digerakkan.

“Pasti ada dampak, tapi tidak signifikan. Bantuan yang masuk ke Sumatera cukup banyak sehingga mampu menahan kenaikan harga,” jelasnya.

Ketut juga menyoroti harga cabai rawit merah yang sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram akibat cuaca hujan yang menghambat panen. Namun, harga kini turun ke kisaran Rp40 ribu–Rp50 ribu per kilogram.

“Fluktuasi cabai lebih karena faktor cuaca, bukan keterbatasan stok nasional,” tambahnya.
Langkah intervensi juga dilakukan langsung oleh Mentan Andi Amran dengan membeli 40 ton cabai rawit merah dari Aceh untuk didistribusikan ke Jakarta dan Medan.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya–Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah untuk Jangkau Hinterland dan Kawasan Padat

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras medium dan premium sesuai ketentuan Bapanas.

“Syukur alhamdulillah, harga beras sesuai HET. Di Cipinang bahkan rata-rata di bawah HET, baik medium maupun premium,” ujar Rizal.

Harga beras medium di Pasar Induk Cipinang rata-rata di bawah Rp13.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual di bawah Rp14.000 per kilogram.

Beras SPHP juga dipastikan sesuai ketentuan Rp12.500 per kilogram, bahkan lebih murah di Surabaya, yakni Rp62.000 per kemasan lima kilogram.

Satgas Pangan disiagakan penuh untuk merespons cepat setiap lonjakan harga, sementara pemerintah juga menjaga agar harga tidak jatuh demi keberlanjutan pendapatan petani. (*)

TEMANISHA.COM