Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Awas Korsleting, 5 Bahaya Jika Semut Masuk Laptop Yang Dapat Merusak Mainboard

×

Awas Korsleting, 5 Bahaya Jika Semut Masuk Laptop Yang Dapat Merusak Mainboard

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pernah membayangkan laptop kesayangan tiba-tiba jadi rumah bagi koloni semut? Kejadian ini bukan cuma mitos, tapi masalah serius yang sering menimpa para pengguna laptop yang hobi ngemil sambil nugas atau drakoran. Serangga mungil ini mungkin terlihat sepele, tapi kalau sudah masuk ke celah-celah keyboard dan mencapai area mainboard, urusannya bisa panjang dan bikin dompet kering karena biaya servis yang mahal.

Penting banget buat menyadari kalau laptop bukan cuma perangkat elektronik, tapi juga tempat yang “hangat” bagi serangga untuk bersarang. Supaya kamu gak kecolongan, yuk pahami bahaya semut masuk laptop dan cara cerdas mencegahnya sebelum mereka bikin pesta di dalam mesinmu.

HALAL BERKAH

1. Risiko Korsleting Listrik Akibat Bangkai Semut

Bahaya paling fatal ketika semut masuk ke area mainboard adalah terjadinya arus pendek atau korsleting. Semut adalah konduktor alami, dan saat mereka berjalan di atas jalur sirkuit yang sedang dialiri listrik, mereka bisa menghubungkan dua jalur yang seharusnya terpisah. Jika semut tersebut mati terpanggang di atas komponen penting, bangkainya bisa memicu kerusakan permanen pada komponen elektronik sensitif.

Baca Juga:  Apple Hidupkan Kembali "Bumper Case" untuk iPhone 17 Air

2. Kerusakan Keyboard dan Tombol yang Macet

Celah di bawah keyboard adalah gerbang masuk utama bagi semut, apalagi kalau ada sisa remah makanan yang jatuh di sana. Kehadiran semut dalam jumlah banyak akan membuat mekanisme tombol menjadi terhambat. Selain itu, beberapa jenis semut membawa kelembapan atau kotoran yang bisa menyebabkan korosi pada jalur membran keyboard, sehingga tombol laptopmu jadi tidak responsif atau malah menekan sendiri.

3. Masalah Overheat Karena Sirkulasi Udara Terhambat

Semut sering kali membawa material dari luar untuk membangun sarang di dalam perangkat. Jika mereka mulai menumpuk kotoran atau sisa makanan di area kipas pendingin (fan) atau heatsink, sirkulasi udara laptop akan terganggu. Akibatnya, suhu laptop akan naik drastis atau overheat. Panas yang berlebih ini dalam jangka panjang bisa menurunkan performa prosesor dan merusak baterai.

Baca Juga:  Universitas Ciputra Surabaya Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-QA Bahas Penjaminan Mutu Pendidikan di Era AI

4. Cairan Asam yang Memicu Korosi

Beberapa jenis semut melepaskan zat asam atau cairan tertentu saat merasa terancam atau saat mereka mati. Cairan ini bersifat korosif terhadap tembaga dan logam tipis yang ada pada sirkuit mainboard. Jika cairan ini mengenai jalur data, laptop bisa mengalami error yang sulit dideteksi, seperti sering restart sendiri atau muncul layar biru (Blue Screen of Death) secara tiba-tiba.

5. Trik Mencegah Semut Bersarang di Laptop

Mencegah tentu jauh lebih baik daripada harus membongkar laptop. Trik paling sederhana adalah menjaga kebersihan area kerja; pastikan tidak ada sisa gula atau remah roti di sekitar meja. Kamu juga bisa meletakkan beberapa butir cengkeh atau menyeka meja kerja dengan sedikit minyak kayu putih yang aromanya tidak disukai semut. Jika sudah terlanjur ada semut, jangan gunakan semprotan serangga cair langsung ke laptop! Cukup gunakan vacuum kecil khusus laptop atau jemur laptop di tempat yang hangat (jangan terkena matahari langsung) agar semut merasa tidak nyaman dan keluar dengan sendirinya.

Baca Juga:  5 Chipset 5G Mid Range Paling Terbaik Yang Masih Worth It kamu Beli

Nah, jangan sampai laptop kamu jadi “apartemen gratis” buat para semut hanya karena keteledoran kecil. Selalu ingat buat rajin membersihkan perangkatmu secara berkala agar kinerjanya tetap ngebut dan bebas dari gangguan serangga.

(Respatih)

TEMANISHA.COM