TOPMEDIA – Penikmat musik sejati pasti paham rasanya ketika mendengarkan lagu favorit tapi suaranya terasa “tipis” atau kurang detail. Buat kamu yang setiap harinya tidak bisa lepas dari earphone dan selalu mencari pengalaman audio terbaik, Apple Music punya amunisi rahasia bernama Lossless Audio. Fitur ini bukan sekadar gimik pemasaran, melainkan sebuah lompatan besar bagi layanan streaming musik untuk menghadirkan kualitas suara yang setara dengan rekaman asli di studio.
Banyak yang belum menyadari bahwa lagu yang biasa didengar secara streaming umumnya sudah mengalami kompresi agar hemat kuota, yang sayangnya juga menghilangkan detail-detail kecil dalam musik. Lewat fitur Lossless Audio Apple Music, kamu diajak untuk mendengarkan musik sebagaimana mestinya sang artis ingin karyanya didengar. Yuk, kita bedah lebih dalam apa saja keunggulan dan cara kerjanya lewat poin-poin berikut ini!
1. Kompresi Data Tanpa Menghilangkan Detail
Secara teknis, Lossless Audio adalah metode kompresi file musik yang mampu memperkecil ukuran file tanpa membuang satu bit data pun dari rekaman aslinya. Apple menggunakan teknologi codec milik mereka sendiri yang bernama ALAC (Apple Lossless Audio Codec). Berbeda dengan format MP3 atau AAC standar yang bersifat lossy (membuang data demi ukuran kecil), ALAC memastikan setiap instrumen, tekstur vokal, dan nuansa atmosfer dalam lagu tetap utuh terjaga.
Hasilnya, kamu akan merasakan separasi instrumen yang lebih jelas. Misalnya, dentuman bass yang lebih dalam namun tetap rapi, hingga suara napas penyanyi yang terdengar lebih nyata. Ini adalah standar baru bagi kaum audiophile yang ingin kepraktisan streaming namun tetap mendambakan kemurnian suara piringan hitam atau CD.
2. Pilihan Resolusi dari Standar hingga Hi-Res
Apple Music tidak hanya memberikan satu jenis kualitas, melainkan beberapa tingkatan yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan perangkat. Mulai dari kualitas setingkat CD yaitu 16-bit pada 44.1 kHz, hingga tingkatan Hi-Resolution Lossless yang mencapai 24-bit pada 192 kHz. Perbedaan angka-angka ini berpengaruh besar pada kedalaman suara (dynamic range) yang bisa ditangkap oleh telinga.
Untuk menikmati tingkatan tertinggi atau Hi-Res Lossless, kamu perlu tahu bahwa hardware internal iPhone atau Mac saja tidak cukup. Kamu membutuhkan perangkat tambahan seperti DAC (Digital-to-Analog Converter) eksternal karena transmisi audio nirkabel (Bluetooth) saat ini belum mampu mengalirkan data sebesar itu secara sempurna tanpa kompresi.
3. Pengalaman Audio yang Lebih Emosional
Mengapa fitur ini begitu digandrungi anak muda dan pecinta musik? Karena kualitas audio yang lebih jernih mampu memberikan koneksi emosional yang lebih kuat saat mendengarkan lagu. Detail-detail kecil seperti petikan gitar yang lembut atau gema di latar belakang panggung memberikan dimensi ruang yang lebih luas. Mendengarkan album favorit dalam format Lossless terasa seperti sedang duduk tepat di depan panggung konser sang idola.
Selain itu, fitur ini sudah tersedia secara gratis bagi seluruh pelanggan Apple Music tanpa biaya tambahan. Ini merupakan nilai plus yang luar biasa mengingat beberapa kompetitor lain seringkali membebankan biaya langganan yang lebih mahal untuk akses audio kualitas tinggi.
4. Konsumsi Data dan Ruang Penyimpanan
Satu hal yang wajib kamu antisipasi saat mengaktifkan fitur ini adalah konsumsi kuota data yang meningkat drastis. Karena file Lossless membawa informasi yang sangat padat, ukurannya bisa berkali-kali lipat lebih besar dibanding lagu standar. Jika satu lagu format standar hanya memakan sekitar 6MB, format Lossless bisa mencapai 30MB hingga 100MB per lagu.
Sangat disarankan untuk menggunakan koneksi Wi-Fi saat ingin mendengarkan atau mengunduh lagu dalam format ini. Jika kamu sering bepergian, pastikan memori internal perangkatmu cukup lega karena koleksi lagu offline dalam kualitas tinggi akan sangat cepat memenuhi ruang penyimpanan.
5. Dukungan Perangkat yang Diperlukan
Penting untuk dipahami bahwa tidak semua headset bisa memutar kualitas ini secara maksimal. Bahkan AirPods Pro atau AirPods Max sekalipun saat ini masih menggunakan koneksi Bluetooth dengan codec AAC, sehingga secara teknis mereka tidak bisa memutar Lossless Audio secara murni tanpa kabel.
Untuk merasakan sensasi “pecah” yang sesungguhnya, kamu sangat disarankan menggunakan headphone kabel berkualitas tinggi. Dengan kombinasi kabel dan DAC yang tepat, telingamu akan dimanjakan dengan kejernihan suara yang luar biasa, membuat aktivitas healing sambil mendengarkan musik jadi berkali lipat lebih bermakna.
Memang benar kalau kualitas suara itu subjektif, tapi begitu telingamu terbiasa mendengarkan detail sempurna dari Apple Music Lossless, kembali ke audio standar akan terasa ada yang hilang. Jadi, sudah siap menemukan detail tersembunyi dari lagu favoritmu hari ini? Selamat mencoba dan siap-siap merinding dengan kejernihan suaranya. (Res)



















