Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Antisipasi Puncak Mudik dan Balik, Pertamina Jatimbalinus Siapkan Avtur untuk 15 Bandara

×

Antisipasi Puncak Mudik dan Balik, Pertamina Jatimbalinus Siapkan Avtur untuk 15 Bandara

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan avtur di 15 bandara wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan avtur di 15 bandara tetap aman dan mencukupi kebutuhan operasional penerbangan.

Jaminan ini diberikan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama empat fase puncak perjalanan Lebaran.

HALAL BERKAH

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pasokan avtur secara optimal di seluruh titik layanan.

“Kami memastikan pasokan avtur untuk kebutuhan penerbangan di 15 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya di Surabaya, Senin (16/3/2026).

Pertamina memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Baca Juga:  Pasokan Avtur Terancam Perang Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Strategi Energi

Meski mobilitas udara meningkat, konsumsi avtur secara regional justru diperkirakan turun 6,1 persen dari rata-rata normal harian sebesar 3.316 kiloliter (KL).

Penurunan ini dipengaruhi oleh tidak beroperasinya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai serta pembatalan sejumlah penerbangan rute Timur Tengah.

Secara rinci, konsumsi avtur di Jawa Timur diprediksi naik 4,9 persen dari rata-rata harian 825 KL.
Di Bali, konsumsi diperkirakan turun 10,3 persen dari rata-rata harian 2.078 KL. Sementara itu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kenaikan 1,5 persen dari 104 KL per hari, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) naik 3,6 persen dari 107 KL per hari.

Baca Juga:  Fokus Antisipasi Banjir di Kawasan Wisata, BPBD Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Saat Lebaran

Ahad menegaskan bahwa penurunan konsumsi di beberapa titik tidak memengaruhi kesiapan pasokan secara keseluruhan.

“Pasokan avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik,” katanya.

Dengan strategi distribusi yang terukur dan antisipasi terhadap dinamika penerbangan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kelancaran transportasi udara selama periode Lebaran.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap sektor aviasi nasional sekaligus memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang. (*)

TEMANISHA.COM