TOPMEDIA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya resmi mengaktifkan Posko Angkutan Lebaran (Angleb) yang berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus memastikan layanan transportasi tetap berjalan lancar.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa selama masa Angleb, pihaknya mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line setiap hari yang menghubungkan Surabaya, Probolinggo, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, dan Bojonegoro.
“Total kapasitas angkut yang kami siapkan mencapai 34.345 penumpang per hari,” jelas Karina, Jumat (13/3/2026).
Sepanjang periode Angleb, tersedia 755.594 kuota pengguna dengan proyeksi volume mencapai 1.014.653 orang, meningkat 103% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat 988.846 pengguna.
Saat ini, KAI Commuter Area 8 Surabaya melayani beberapa rute utama, yakni Commuter Line Doho/Penataran relasi Surabaya–Blitar/Kertosono sebanyak 16 perjalanan, Commuter Line Jenggala 3 perjalanan, Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo–Bojonegoro 9 perjalanan.
Kemudian Commuter Line Blorasura relasi Surabaya–Cepu 4 perjalanan, dan Commuter Line Supas relasi Surabaya–Pasuruan/Probolinggo 8 perjalanan.
Karina menambahkan, kapasitas pengguna disesuaikan dengan jarak perjalanan. “Untuk jarak lebih dari 100 km kapasitas 120% (100% tempat duduk dan 20% berdiri), sedangkan jarak kurang dari 100 km kapasitas 150% (100% tempat duduk dan 50% berdiri),” terangnya.
Untuk memastikan kenyamanan, KAI Commuter menyiagakan 539 petugas frontliner yang terdiri dari loket, passenger service, kesehatan, pengamanan stasiun, hingga operator rescue.
Penataan hall stasiun juga dilakukan di Kediri, Blitar, dan Kepanjen, serta selasar di Cepu dan Kandangan.
Standar Pelayanan Minimum (SPM) dipenuhi melalui penambahan guiding block, perbaikan toilet dan mushola, ruang menyusui, charging booth, hingga dekorasi bertema Idulfitri.
Karina mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak awal dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI yang tersedia mulai tujuh hari sebelum keberangkatan.
“Sebelum boarding, pengguna wajib menyiapkan kartu identitas asli untuk mempercepat proses pengecekan tiket,” pungkasnya. (*)



















