Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Angkat Hasil Riset, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Tampilkan Warisan Ulos Batak

×

Angkat Hasil Riset, Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Tampilkan Warisan Ulos Batak

Sebarkan artikel ini
Tim mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya menampilkan karya busana berbasis riset Ulos Batak. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Pagelaran busana bertajuk The Cultural Legacy and Creative Local Products Initiative digelar oleh tim mahasiswa dan dosen School of Creative Industry Universitas Ciputra Surabaya.
Acara ini menampilkan karya busana hasil riset yang mengangkat warisan budaya ulos Batak sebagai inspirasi utama.

Riset dilakukan langsung di Desa Wisata Kampung Ulos Huta Raja, Sumatera Utara, yang dikenal sebagai pusat pelestarian ulos Batak.

HALAL BERKAH

Desa ini masih mempertahankan proses produksi tradisional dengan makna filosofis yang kuat, sehingga menjadi sumber eksplorasi budaya bagi tim peneliti.

Pagelaran tersebut menjadi wujud penggabungan antara riset akademik, kreativitas desain, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

Ketua tim peneliti, Melania Rahadiyanti menuturkan, hingga kini, ulos masih diproduksi secara tradisional dengan makna filosofis yang mendalam.

Baca Juga:  Komdigi Minta Klarifikasi Meta soal Isu Kebocoran Data Instagram

Melalui pendekatan lintas disiplin yang melibatkan bidang desain, fashion, dan kewirausahaan, tim peneliti menerjemahkan hasil eksplorasi budaya tersebut ke dalam karya busana kontemporer.

“Nilai tradisi ulos dipadukan dengan kreativitas serta prinsip keberlanjutan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” tutur Melania.

Koleksi yang ditampilkan mengusung identitas etnik dengan sentuhan modern. Material dan motif ulos ditransformasikan menjadi potongan busana urban yang fungsional, sehingga dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Setiap rancangan menjadi narasi tentang pertemuan warisan lokal dengan inovasi berkelanjutan.

Konsep local legacy meets sustainable innovation dihadirkan sebagai gambaran bahwa warisan budaya tidak harus ditinggalkan, melainkan dapat terus hidup melalui pendekatan kreatif dan inklusif. Busana diposisikan sebagai media cerita yang menjembatani tradisi dan masa depan.

Baca Juga:  Purana & Fuguku Pukau Kuala Lumpur, Fashion Indonesia Makin Bersinar

Melania mengatakan, proyek ini juga bertujuan memberi dampak sosial dan budaya bagi masyarakat setempat.

“Melalui proyek ini, kami berharap hasil riset dan eksplorasi desain yang ditampilkan dapat memberi inspirasi bagi warga lokal Desa Huta Raja untuk mengembangkan produk kreatif berbasis ulos dengan nilai tambah dan daya saing baru,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana tradisi dapat bertransformasi menjadi inovasi, sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif yang berkelanjutan bagi komunitas lokal.

Selain berorientasi pada estetika, karya ini membawa pesan pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, sehingga tradisi tetap hidup dan relevan di masa depan. (*)

TEMANISHA.COM