Cedera tersebut menjadi pukulan telak bagi Liverpool, mengingat performa Salah tengah menanjak.
Penyerang asal Mesir itu tercatat mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir sebagai starter, menyamai catatan golnya dalam 14 laga sebelumnya.
Ia juga tampil impresif dalam laga Liga Champions UEFA saat Liverpool meraih kemenangan atas Galatasaray.
Namun, situasi berubah saat pertandingan pada Rabu malam. Pemain berusia 33 tahun tersebut terlihat memberi isyarat ke bangku cadangan untuk diganti sesaat setelah mencetak gol khasnya.
Momen itu langsung menimbulkan kekhawatiran di kubu Liverpool.
Arne Slot mengakui bahwa kondisi Salah tidak biasa dan kemungkinan membuatnya harus absen dalam beberapa pertandingan ke depan.
Ia menyebutkan bahwa absennya Salah menjadi kerugian besar bagi tim, terutama menjelang jadwal padat yang menanti Liverpool.
Meski demikian, Slot masih menyimpan harapan bahwa Salah dapat pulih lebih cepat dibandingkan pemain lain yang mengalami cedera serupa.
Ia menilai kebiasaan disiplin Salah dalam menjaga kondisi fisik menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.
Di sisi lain, jeda internasional yang akan datang memberikan sedikit keuntungan bagi Liverpool karena memberi waktu tambahan untuk pemulihan sang pemain.
Namun, hal itu justru menjadi kabar kurang baik bagi Timnas Mesir yang dipastikan tidak dapat memanggil Salah selama periode tersebut.
Dengan waktu sekitar dua minggu sebelum pertandingan berikutnya, Liverpool berharap sang bintang dapat kembali fit tepat waktu.
Kehadiran Salah sangat dibutuhkan untuk menjaga peluang The Reds melangkah lebih jauh di kompetisi domestik, terutama dalam laga besar menghadapi Manchester City yang dikenal sebagai salah satu rival terkuat mereka musim ini.
Absennya Salah tentu akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad Liverpool.
Namun, dukungan penuh dari publik Anfield diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi tim untuk tetap tampil kompetitif dalam setiap pertandingan penting yang akan datang.