Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ENTREPRENEURSHIP

Mengenal Halalpreneur, Konsep Bisnis Berbasis Halal yang Sedang Berkembang Pesat

×

Mengenal Halalpreneur, Konsep Bisnis Berbasis Halal yang Sedang Berkembang Pesat

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Dunia bisnis kini mengalami pergeseran besar. Konsumen tidak hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga yang memiliki nilai etika dan keberkahan.

Di tengah tren ini, muncul istilah halalpreneur, yakni wirausahawan yang membangun bisnis dengan semangat halal dan tanggung jawab sosial.

HALAL BERKAH

Halalpreneur berasal dari gabungan kata halal dan entrepreneur. Seorang halalpreneur tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga memastikan seluruh aspek bisnis mulai dari ide, proses produksi, hingga hasil sesuai dengan prinsip halal.

Menurut penelitian, istilah halalpreneur memiliki makna serupa dengan Islamicpreneur, Shariapreneur, atau Muslimpreneur, yang semuanya menekankan bisnis berlandaskan syariat Islam. Tujuan utamanya bukan sekadar profit, melainkan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat (ad-daraini).

Baca Juga:  Ekosistem Wirausahawan Indonesia di Kancah Global

Bukan hanya itu, saat ini halalpreneur juga memiliki kekuatan besar dalam berwirausaha, bahkan menjadi kelebihan untuk mengembangkan usahanya.

Halalpreneur menjadi legal branding bagi pelaku usaha. Bukan hanya bagi konsumen Muslim, tapi semua konsumen. Konsep ini memiliki kelebihan dan sudah berkembang secara global.

Keuntungan Menjadi Halalpreneur

1. Kepercayaan konsumen meningkat: Produk halal lebih mudah diterima masyarakat, terutama di negara mayoritas Muslim.
2. Nilai tambah etika: Bisnis halalpreneur menekankan kejujuran, transparansi, dan keberkahan.
3. Dukungan regulasi: Pemerintah Indonesia mendorong pengembangan industri halal melalui sertifikasi dan insentif.
4. Peluang pasar global: Tren halal tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga di dunia, terutama di sektor makanan, fashion, kosmetik, dan pariwisata.

Baca Juga:  Peluang Wirausaha Paling Cuan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Gerakan halalpreneur kini banyak digerakkan dari kampus hingga UMKM. Sertifikasi halal menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, terutama sektor makanan dan minuman.

Universitas dan inkubator bisnis juga mulai melahirkan generasi halalpreneur untuk mendorong ekonomi halal nasional.

Indonesia memiliki potensi besar karena populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan dukungan regulasi, sertifikasi halal, dan meningkatnya kesadaran konsumen, halalpreneur diprediksi akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi berbasis nilai di masa depan.

Halalpreneur bukan sekadar tren bisnis, melainkan konsep wirausaha berbasis halal yang menekankan keberkahan, etika, dan tanggung jawab sosial. Keuntungannya mencakup kepercayaan konsumen, peluang pasar global, serta dukungan regulasi.

Di Indonesia, perkembangan halalpreneur semakin pesat, dari kampus hingga UMKM, menjadikannya salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi halal nasional. (*)

TEMANISHA.COM