Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

5 Alasan Kenapa 1.1.1.1 Cloudflare Wajib Dipakai Demi Jaga Privasi Digital

×

5 Alasan Kenapa 1.1.1.1 Cloudflare Wajib Dipakai Demi Jaga Privasi Digital

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Pernah merasa aktivitas internetmu seperti selalu diawasi? Setiap kali kamu browsing, ada jejak digital yang tertinggal, dan salah satu pintu masuk utama untuk “pengawasan” ini adalah melalui Domain Name System atau DNS yang kamu gunakan. DNS adalah seperti buku telepon internet Nah, kalau kamu masih pakai DNS bawaan dari penyedia layanan internet (ISP) atau yang sudah ketinggalan zaman, itu sama saja dengan membiarkan provider tahu semua website yang kamu kunjungi.

Untungnya, ada solusi super keren dan ngebut yang bisa kamu coba: mengganti pengaturan DNS default ke 1.1.1.1 milik Cloudflare. Ini bukan cuma soal kecepatan, tapi jauh lebih penting, ini soal privasi digital kamu. Yuk, kita bongkar lima alasan kenapa mengganti DNS ke 1.1.1.1 (Cloudflare) itu penting banget untuk menjaga privasi online kamu.

HALAL BERKAH

1. Mencegah Penyadapan Riwayat Browsing oleh ISP
Alasan paling mendasar kenapa kamu harus migrasi ke 1.1.1.1 adalah untuk melindungi riwayat penjelajahanmu dari ISP. Ketika kamu menggunakan DNS bawaan, setiap permintaan website yang kamu ketik akan melewati server DNS milik ISP. Itu artinya, ISP bisa melihat secara rinci website mana saja yang kamu kunjungi. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk data mining atau bahkan dijual ke pihak ketiga untuk iklan. Dengan menggunakan 1.1.1.1, permintaan DNS kamu akan diarahkan ke server Cloudflare yang berkomitmen tidak menyimpan log atau data riwayat browsing penggunanya, sehingga ISP kamu hanya tahu kamu terhubung ke Cloudflare, bukan ke website tujuanmu.

Baca Juga:  Stop Panik Jika HP Hilang, 3 Fitur Keamanan Android Ini Bisa Hapus Data dari Jarak Jauh

2. Memanfaatkan DNS over HTTPS/TLS (DoH/DoT) 
Privasi tidak akan optimal tanpa enkripsi. Salah satu keunggulan utama dari Cloudflare 1.1.1.1 adalah dukungan penuh terhadap protokol modern seperti DNS over HTTPS (DoH) dan DNS over TLS (DoT). Secara sederhana, protokol ini mengenkripsi permintaan DNS kamu. Bayangkan DNS tanpa enkripsi seperti mengirim kartu pos tanpa amplop—siapa pun di tengah jalan bisa membacanya. DoH dan DoT memastikan permintaan DNS kamu dibungkus dalam enkripsi, sehingga pihak ketiga, termasuk peretas, tidak dapat mengintip dan memalsukan permintaan yang kamu buat. Ini adalah lapisan keamanan yang krusial.

3. Mengurangi Targeting Iklan yang Terlalu Agresif
Kamu pasti sering mengalami, baru mencari satu barang, tiba-tiba iklan barang itu muncul di mana-mana. Ini sering kali terjadi karena data browsing kamu dikumpulkan. Ketika log DNS kamu terlindungi, peluang data tersebut dimanfaatkan oleh pengiklan untuk targeting yang super agresif jadi berkurang drastis. Cloudflare 1.1.1.1 memastikan bahwa data yang digunakan untuk resolving alamat IP tidak disalahgunakan untuk melacak perilaku dan preferensi online kamu untuk tujuan komersial.

Baca Juga:  5 Fungsi Rating IPX pada TWS yang Bikin Kamu Bebas NgeGym Sampai Kehujanan

4. Melindungi dari Serangan DNS Hijacking dan Phishing
Selain privasi, keamanan juga menjadi prioritas. DNS Hijacking adalah jenis serangan di mana penyerang mengalihkan permintaan DNS kamu ke website palsu, seringkali untuk tujuan phishing (mencuri data sensitif). Karena 1.1.1.1 dikelola oleh perusahaan keamanan siber ternama dan menggunakan infrastruktur yang kuat, sistem mereka lebih tangguh dalam mendeteksi dan mencegah upaya hijacking atau spoofing DNS. Dengan menggunakan layanan yang terpercaya seperti Cloudflare, kamu secara tidak langsung meningkatkan pertahanan online kamu.

5. Memungkinkan Pilihan DNS yang Lebih Transparan dan Akuntabel
Tidak seperti DNS bawaan ISP yang kebijakannya sering kali tidak jelas atau sulit diakses, Cloudflare dikenal dengan transparansi mereka. Mereka secara terbuka menyatakan komitmen untuk tidak menjual data pengguna dan secara rutin menghapus log apa pun yang mungkin terekam dalam waktu 24 jam. Dengan memilih 1.1.1.1, kamu memilih penyedia yang akuntabel dan transparan mengenai cara mereka menangani privasi data, memberikan kamu kontrol lebih besar atas jejak digitalmu.

Baca Juga:  5 Chipset 5G Mid Range Paling Terbaik Yang Masih Worth It kamu Beli

Jadi, tunggu apa lagi? Mengganti DNS ke 1.1.1.1 bukan hanya tentang loading website yang lebih cepat, tapi ini adalah langkah proaktif yang minimalis namun berdampak maksimal untuk mengambil kembali kendali atas privasi digital kamu. Jangan biarkan riwayat browsing kamu jadi komoditas yang dinikmati orang lain.

(Respatih)

 

TEMANISHA.COM