Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

FIFA Matchday Angola vs Argentina Jadi Laga Uji Coba Termahal di Dunia, Ini Penyebabnya

×

FIFA Matchday Angola vs Argentina Jadi Laga Uji Coba Termahal di Dunia, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Laga persahabatan antara Angola dan Argentina, Jumat malam (14/11/2025), di Estadio 11 de Novembro, Talatona, menyisakan cerita besar.

Bukan hanya karena Argentina menang 2-0 lewat gol Lautaro Martinez dan Lionel Messi, tetapi karena duel ini disebut-sebut sebagai laga uji coba termahal di dunia.

HALAL BERKAH

Pemerintah Angola dilaporkan menggelontorkan biaya sekitar USD 13 juta atau setara Rp 227 miliar untuk menghadirkan sang juara dunia.

Angka fantastis itu menjadikan pertandingan ini rekor tersendiri di kancah laga persahabatan internasional. Laga tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan 50 tahun kemerdekaan Angola, negeri di bagian barat daya benua Afrika.

Namun di balik gemerlapnya Messi tampil di Afrika, bahkan sukses mencatatkan gol perdananya di benua tersebut, laga ini justru memantik kontroversi di negeri berpenduduk 38 juta manusia itu.

Baca Juga:  Tak Ada Garuda Calling, Gairah Kejar Ranking Hilang?

Protes bermunculan dari sebagian masyarakat Angola yang menilai pengeluaran jumbo tersebut tak sejalan dengan kondisi sosial ekonomi negara.

Saat pertandingan digelar, Angola sedang menghadapi gelombang demonstrasi besar terkait kenaikan harga BBM secara mendadak.

BBC melaporkan lebih dari 270 orang terluka dan lebih dari 1.500 demonstran ditangkap dalam kerusuhan yang pecah sepanjang pekan.

Padahal Angola merupakan salah satu produsen minyak terbesar di Afrika dengan nilai ekspor mencapai USD 31,4 miliar pada 2024.

Ironisnya, sepertiga penduduknya masih hidup dalam kemiskinan. Laporan PBB pada 2025 juga menyebut 22,5 persen warga Angola mengalami kekurangan gizi.

Meski menuai kritik, pemerintah Angola tetap mempertahankan keputusan mendatangkan timnas juara dunia Argentina. Presiden Joao Lourenço menilai momentum itu sebagai simbol perjalanan panjang bangsanya.

Baca Juga:  Jack Grealish Kembali Berlatih di Manchester City, Meski Berpeluang Hengkang

“Peringatan ini adalah pengingat atas apa yang telah dilalui rakyat kita. Lima puluh tahun berlalu, Angola tetap berdiri tegak,” ujarnya.

Federasi sepak bola Angola juga melihat laga ini dari sudut berbeda. Ketua federasi, Pedro Mutarro, mengatakan pertandingan tersebut membawa manfaat besar bagi citra Angola di mata dunia.

“Ini bukan sekadar pertandingan. Ini pertemuan bersejarah. Argentina mewakili puncak sepakbola dunia, dan kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Angola juga memiliki tempat di panggung itu,” tegas Mutarro.

Terlepas dari kontroversi yang mengiringi, pertandingan tersebut mampu menarik perhatian internasional. Sebagian menyebutnya langkah berani, sebagian lain menilainya keputusan yang tak tepat waktu.

Namun satu hal pasti bahwa Angola berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah laga persahabatan paling mahal yang pernah digelar di planet ini. (*)

TEMANISHA.COM