Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Persebaya Kalah di Jepara, Tavares Kritik Lemahnya Antisipasi Bola Mati

×

Persebaya Kalah di Jepara, Tavares Kritik Lemahnya Antisipasi Bola Mati

Sebarkan artikel ini
Bruno Moreira gagal membawa Persebaya menang. officialpersebaya.
toplegal

TOPMEDIA-Kekalahan pahit harus diterima Persebaya Surabaya saat menjalani laga tandang ke markas Persijap Jepara.

Datang dengan target membawa pulang poin, Bajol Ijo justru takluk 1-3 pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam.

HALAL BERKAH

Sejak awal pertandingan, performa Persebaya terlihat belum mencapai level terbaik. Distribusi bola kurang mengalir, koordinasi lini belakang kerap terlambat, dan situasi tersebut mampu dimanfaatkan tuan rumah untuk menciptakan peluang berbahaya.

Tiga gol yang bersarang ke gawang yang dikawal Ernando Ari menjadi gambaran sulitnya laga bagi tim tamu. Gol penalti Bruno Moreira pada masa injury time hanya mampu memperkecil selisih skor tanpa mengubah hasil akhir pertandingan.

Baca Juga:  Rekor 13 Laga Persebaya Terhenti di Tanggal 14: Antara Simbol Angka, Jersey Imlek dan Realitas Sepak Bola

Usai laga, pelatih Bernardo Tavares secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim. Ia menilai para pemain melakukan sejumlah kesalahan mendasar yang langsung dimaksimalkan oleh lawan.

Menurutnya, Persebaya terlalu mudah kehilangan bola sehingga membuka ruang bagi Persijap untuk melakukan transisi cepat.

Selain itu, kelemahan dalam mengantisipasi situasi bola mati dan tendangan bebas kembali menjadi penyebab utama kebobolan.

Sorotan terhadap rapuhnya pertahanan saat set piece dinilai bukan tanpa alasan. Pada pertandingan sebelumnya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persebaya juga kebobolan melalui skema serupa.

Pola berulang ini menjadi sinyal serius bagi tim pelatih karena menunjukkan adanya masalah taktis yang belum terselesaikan.

Tavares mengungkapkan bahwa dalam dua pertandingan terakhir, timnya telah kebobolan empat gol dari situasi bola mati.

Baca Juga:  Era Baru Persebaya: Bernardo Tavares Datang sebagai Manajer Pelatih, Misi Hijau Dimulai

Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera dibenahi, meskipun tim telah melakukan latihan dan analisis terkait situasi tersebut.

Pelatih asal Portugal itu menambahkan, secara kualitas permainan Persebaya seharusnya mampu tampil lebih baik. Namun ia mengakui performa tim masih belum konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

Meski kecewa, Tavares menegaskan timnya tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam hasil buruk.

Persebaya harus segera bangkit karena sudah ditunggu laga berikutnya menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Rabu (25/2).

Ia menekankan pentingnya fokus menatap pertandingan selanjutnya dan kembali berjuang meraih kemenangan demi memperbaiki posisi tim di klasemen.

Baca Juga:  Bonek Dilarang Hadir di Gresik, Laga Persik Kediri vs Persebaya Tanpa Suporter Tamu

TEMANISHA.COM