TOPMEDIA – Artis dan pegiat sosial media Meisita Lomania bercerita tentang masa lalunya yang rada pedih dan kelam. Hal itu membuatnya trauma.
Meisita Lomania mengatakan dulu saat kecil pernah menjadi korban pelecehan seksual. “Aku tuh ini (bahu) agak sedikit bungkuk, karena dulu beberapa kali ngalamin pelecehan seksual, hampir mau dirudapaksa itu sempat 2 kali pas SD sama SMP,” ujarnya dalam acara Rumpi No Secret dilihat di YouTube Trans TV Official, Kamis (19/2/2026).
Wanita asal Bandung Jawa Barat ini suka bergetar badannya saat berbicara pengalaman pahit masa lalu. “Aku ingat orangnya, tapi sekarang orangnya sudah meninggal. Setelah 30 tahun, itu aku ke-trigger gegara yang Epstein Files,” tuturnya.
Masa kelam itu sampai sekarang ia masih terngiang-ngiang bahkan ia mengaku trauma untuk menikah. ” Kita bisa memaafkan, tapi kita tidak bisa melupakan dan tidak punya rasa percaya lagi,” katanya.
Meisita Lomania kini berupaya terus berjuang untuk hidup dan mencoba melupakan masa lalu yang pahit itu. “Aku sudah nanemin hidup berkali-kali, mati sekali, maka aku setiap hari buka lembaran baru, aku sampai ada di sini,” ujarnya.
Meisita bukan pendatang baru di dunia hiburan Tanah Air. Ia membentuk kanal YouTube miliknya pada 2013, yang kini telah meraup lebih dari dua juta pelanggan.
Meisita kerap membuat video yang menampilkan dirinya meng-cover sejumlah single milik penyanyi ternama di Indonesia.
Salah satu pendaurulangannya yang cukup dikenal adalah saat ia membawakan single “Walau Habis Terang” oleh Peterpan yang kini bernama Noah.
Dalam layar perak, pada tahun 2023, Meisita diumumkan sebagai pemeran utama untuk memerankan tokoh Dara dalam film Kutukan Calon Arang yang ditayangkan pada 3 Oktober 2024.
Meisita Lomania sebelum menjadi seorang pengusaha sukses, ia mengawali kariernya dari bawah, termasuk bekerja sebagai SPG (Sales Promotion Girl) dan penjual bakso goreng sebelum memiliki bisnis kuliner dan pengolahan limbah sabut kelapa.
Sejak SMA ia dengan gigih merintis segala usaha yang ia bangun. Meisita seorang pekerja keras. Selain menjadi SPG dan penjual pentol keliling, ia kemudian dengan keberanian merintis bisnis kuliner dari gerobak dorong, truk makanan, warung tenda, hingga kafe.
Tak hanya kuliner, ia bahkan pernah mendirikan pabrik pengolahan limbah sabut kelapa.
Meisita kini dikenal sebagai pengusaha dengan gurita bisnis yang inspiratif setelah melewati berbagai tantangan masa lalu. (*)



















