Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Dipanasin Lagi Belum Tentu Aman, Begini Cara Tepat Simpan Nasi

×

Dipanasin Lagi Belum Tentu Aman, Begini Cara Tepat Simpan Nasi

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Nasi kerap dimasak dalam jumlah banyak untuk persediaan makan beberapa kali, baik sebagai bekal maupun stok di rumah. Namun, cara penyimpanannya perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri intervensi yang berbasis di Maryland, Kunal Sood, mengingatkan bahwa nasi matang yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang berpotensi terkontaminasi bakteri berbahaya. Dalam keterangannya yang dikutip dari media luar negeri,  ia menjelaskan bahwa nasi dapat mengandung spora Bacillus cereus yang mampu bertahan meski sudah melalui proses pemanasan.

HALAL BERKAH

Menurutnya, banyak orang mengira memasak dan menghangatkan ulang nasi sudah cukup untuk membuatnya aman dikonsumsi. Padahal, spora bakteri tersebut bisa tetap hidup setelah dimasak. Saat nasi dibiarkan pada suhu ruang, spora dapat berkembang menjadi bakteri aktif yang menghasilkan racun langsung di dalam makanan.

Baca Juga:  Rekomendasi Bahan Makanan Sahur Awet Kenyang dan Energi Terjaga

Yang perlu diwaspadai, meskipun dipanaskan kembali, racun yang telah terbentuk belum tentu hilang. Artinya, nasi tetap bisa menyebabkan keracunan walau tampak normal dan tidak berbau. Gejala biasanya muncul cepat, sekitar 30 menit hingga enam jam setelah dikonsumsi, dengan keluhan umum seperti mual dan muntah.

Dr. Sood menyebut beberapa kondisi yang meningkatkan risiko kontaminasi, antara lain nasi yang dibiarkan dingin secara perlahan di luar kulkas, tidak segera dimasukkan ke lemari pendingin lebih dari dua jam, disimpan terlalu lama hingga berhari-hari, atau berulang kali dipanaskan.

Meski demikian, nasi yang disimpan dengan benar juga memiliki manfaat. Saat didinginkan, sebagian pati dalam nasi berubah menjadi pati resisten, sejenis serat yang lebih baik untuk pencernaan. Menghangatkannya kembali tetap bisa menjaga kadar kalori lebih rendah dan membantu kestabilan gula darah, asalkan proses penyimpanannya tepat.

Baca Juga:  Muhammadiyah Beri Penjelasan 1 Ramadan Jatuh Pada Hari Ini

Kunci utama, menurutnya, terletak pada pengaturan waktu dan suhu. Nasi sebaiknya segera didinginkan setelah matang, dipindahkan ke wadah lain dan dimasukkan ke lemari es selama  sekitar satu jam dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius. Untuk konsumsi, waktu paling aman adalah dalam 24 hingga 48 jam setelah dimasak, dan cukup dipanaskan ulang satu kali hingga benar-benar panas dan mengeluarkan uap. Dengan penanganan yang tepat, nasi sisa tetap bisa dinikmati tanpa membahayakan kesehatan. (*)

TEMANISHA.COM