TOPMEDIA – Musim ke-14 Indonesian Idol atau edisi 2026 masih terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat. Kompetisi menyanyi yang tayang setiap Senin pukul 21.15 WIB di RCTI itu kembali menyita perhatian berkat persaingan peserta yang semakin sengit.
Di musim ini, kehadiran Enzy Storia sebagai co-host diharapkan memberi warna baru pada jalannya acara. Namun respons publik ternyata tak sepenuhnya positif.
Sebagian penonton merasa gaya Enzy saat memandu program kurang pas dan dinilai mengganggu alur acara.
Komentar bernada kritik pun ramai bermunculan di media sosial dan kanal YouTube resmi ajang tersebut.
Meski begitu, Enzy tidak memilih untuk menghindar. Lewat akun Threads pribadinya, ia menyampaikan kesan setelah menjalani siaran langsung.
“Akhirnya sampai rumah, mandi dan siap istirahat. Senang sekali dengan kesempatan baru ini. Semoga next week bisa lebih baik lagi membawakan acaranya.
Enzet ga akan takut untuk coba hal baru, karena aku suka belajar. :),” tulisnya di Threads.
Tak hanya itu, Enzy juga membuka ruang bagi penonton untuk memberi masukan.
“Ada yang nonton Indonesia Idol tadi malam?
Boleh ya kalo ada masukan teman teman ku akan baca satu persatu. Terima kasih,” tulisnya, dikutip, Jumat (13/2/2026).
Unggahan tersebut langsung dibanjiri tanggapan warganet. Beberapa mengaku kurang nyaman dengan pembawaan Enzy yang dianggap terlalu mendominasi percakapan.
“Enzi sorry kamu lama lama annoying. Sok asik jatuhnya asik sendiri. Ngga di TADA ngga di Idol hobby banget motong pembicaraan orang. Aku suka bgt yutub vindes, selama programnya jadi TADA dan ada kamu ama hesti yg garing, aku stop nonton vindes. ga berpusat sama kamu doang kali jadi jgn selalu pengen jd central attention,” tulis akun @akunanyesdwiash_.
Pendapat senada juga datang dari pengguna lain yang menilai karakter Enzy lebih cocok untuk program santai.
“Njiii punteun. Energi dan behave kamu kurang cocok untuk idol. Bukan berarti jelek, cuma gak cocok aja. Krn terbiasa liat kamu bawain acara yg lebih santai,” sahut akun @edwardbingz.
Meski dihujani kritik, Enzy tampak memilih untuk menanggapinya sebagai proses belajar dalam peran barunya di panggung kompetisi menyanyi bergengsi tersebut. (*)



















