TOPMEDIA – Tim dengan basis pendukung masif ibu kota, Persija Jakarta, akan terusir lagi dari Jakarta untuk beberapa laga kandang.
Persija yang bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) harus segera pindah lantaran stadion nasional itu akan disiapkan buat laga Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 yang sekaligus menjadi pembuktian perdana John Herdman sebagai tactician.
Panitia Pelaksana pertandingan Persija pun sedang mengupayakan beberapa stadion alternatif. Jakarta International Stadium (JIS) dan Stadion Patriot Chandrabhaga menjadi opsi yang akan dipilih.
Macan Kemayoran dalam laga terdekat menjamu PSM Makassar pada 20 Februari. Agenda ini berbarengan dengan penutupan SUGBK yang akan mempersiapkan diri menjelang FIFA Series 2026.
“Tanggal 20 (Februari) katanya ini sudah enggak bisa kami pakai lagi, karena mau diperbaiki rumputnya,” kata Ketua Panpel Persija, Tauhid Indrasjarief alias Bung Ferry, kepada wartawan.
“Terus ada dua pertandingan lagi berikutnya, kami katanya nggak bisa di GBK. Karena GBK mau perbaikan rumput, mau dipakai laga Timnas. Ini sudah bagus, dia mau perbaiki lagi, katanya sih kualitasnya lebih bagus lagi,” ujarnya menambahkan.
Maka, total ada tiga pertandingan kandang yang berpotensi menjadi laga kandang usiran bagi Persija. Dua laga kandang Persija selanjutnya adalah kontra Borneo FC Samarinda pada 3 Maret dan Dewa United pada 15 Maret.
Persija bukan tidak memiliki seabreg pengalaman menjadi musafir di liga indonesia. Mereka sempat menjadikan JIS sebagai venue laga kandang saat SUGBK belum tersedia karena perbaikan pada awal musim ini.
Kemudian saat JIS perbaikan pasca konser K-Pop, giliran SUGBK yang menjadi venue kandang Persija.
Sementara itu, belum dapat dipastikan kondisi lapangan stadion JIS milik Pemerintah Provinsi DKI itu. Di mana pemulihan rumput yang rusak pasca konser kabarnya belum selesai sehingga Persija berpotensi terusir dari Jakarta.
“Berharapnya sih antara dua itu, JIS sama Patriot. Kalau Pakansari (Bogor), karena kemarin kami agak-agak sulit, awalnya katanya Garudayaksa yang pakai. Tapi begitu kami koordinasi sama Garudayaksa bisa, mereka welcome banget, silakan, begitu lho,” ucap Bung Ferry.
“Nah ternyata banyak urusan tuh sampai rakor (rapat koordinasi)-nya saja harus ada di Bandung. Kan jauh banget. Rakor Persija tapi di Bandung kan lucu saja, gitu,” tuturnya.
Untuk diketahui, Bekasi (Stadion Patriot) dan Bogor (Stadion Pakansari) adalah wilayah Provinsi Jawa Barat. Jadi secara wilayah kepolisian di bawah kendali Polda Jabar. (*)



















