TOPMEDIA – Gedung Kementerian Agama (Kemenag) di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kini resmi menjadi milik Kementerian Haji dan Umrah. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam rapat bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (10/2/2026). Dahnil menjelaskan bahwa pengalihan aset tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Perkembangan peralihan aset sampai saat ini sudah masuk pencatatannya di aplikasi BMN Kementerian Haji dan Umrah sebanyak 243 satuan kerja,” ujar Dahnil.
Ia menambahkan, keputusan terkait gedung kantor di Thamrin Nomor 6 juga sudah diterbitkan secara resmi.
“Termasuk peralihan aset gedung kantor Thamrin nomor 6 Jakarta telah terbit Keputusan Menteri Keuangan Nomor 54/MK/KN/2026 beralih menjadi aset Kementerian Haji dan Umrah,” sambungnya.
Menurut Dahnil, proses pemindahan aset dari Kemenag ke Kementerian Haji dilakukan secara bertahap. Meski demikian, masih ada sejumlah aset yang belum diserahkan, salah satunya beberapa Wisma Haji di berbagai daerah.
“Kami masih mengalami kendala terkait dengan aset yang dahulunya bersumber dari dana haji dan pemanfaatannya untuk mendukung fungsi penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf juga menegaskan bahwa pengalihan aset merupakan amanat undang-undang. Namun, ia mengakui belum seluruh aset berpindah ke kementeriannya.
“Jadi amanat undang-undang itu semua aset yang terkait haji harus dialihkan ke Kementerian Haji. Banyak yang sudah dialihkan, tapi juga ada beberapa yang belum teralihkan. Sehingga kita akan tetap komunikasi dengan Kementerian Agama,” ujar Irfan di lokasi yang sama. Ia merinci, setidaknya ada enam aset besar yang masih berada di bawah pengelolaan Kemenag.
“Mulai dari Wisma Haji di Jalan Jaksa, Perumahan Haji di Ciracas, hingga Wisma Haji di Ciloto,” katanya. Meski demikian, Irfan meyakini sebagian besar aset strategis telah dialihkan, termasuk kantor di Thamrin.
“Tapi secara umum sebagian juga sudah kita alihkan ke Kementerian Haji. Termasuk kantor yang di Thamrin. Sudah ada pembagian kavling antara Kementerian Haji dan Kementerian Agama,” pungkasnya. (*)



















