Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Wafat Setelah Jalani Perawatan Intensif di Jakarta

×

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Wafat Setelah Jalani Perawatan Intensif di Jakarta

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, wafat pada Selasa (10/2/2026) malam setelah menjalani perawatan medis intensif di Jakarta.

Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa malam. “Memang benar informasi tersebut,” kata Arif Fathoni.

HALAL BERKAH

Adi Sutarwijono mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.36 WIB di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Sebelumnya, informasi wafatnya politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Awi itu beredar melalui pesan instan WhatsApp di sejumlah grup jurnalis Surabaya. Adi diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker hati dan membutuhkan penanganan khusus dari tim dokter.

Baca Juga:  Gaspol Digital! Pemkot Surabaya Resmi Terapkan Parkir Nontunai di Zona 1

Sekretaris DPRD Kota Surabaya Musdiq Ali Suhudi sebelumnya menyampaikan bahwa Adi Sutarwijono menjalani perawatan intensif dengan didampingi keluarga.

Ia juga sempat meminta pengertian masyarakat dan rekan media agar tidak melakukan kunjungan demi menjaga ketenangan proses pengobatan.

Namun, takdir berkata lain. Kondisi kesehatan Adi terus menurun hingga akhirnya berpulang pada Selasa malam.

Arif Fathoni mengungkapkan, jenazah Adi Sutarwijono akan diberangkatkan dari Jakarta ke Surabaya pada Selasa malam untuk kemudian disemayamkan di rumah persemayaman di Surabaya.

“Rencananya pada Kamis (12/2) akan diberikan penghormatan terakhir di kantor DPRD Surabaya, sebelum dimakamkan,” ujarnya.

Arif juga mengenang pesan terakhir yang sempat diterimanya dari Adi sebelum berangkat menjalani pengobatan di Jakarta.

Baca Juga:  Di Gowa Sulawesi Selatan Ada Hutan Gundul Secara Sistematis

“Pak Waka, terima kasih atas kebaikan selama ini. Jika belum sempat saya balas di kehidupan ini, akan saya balas di kehidupan selanjutnya,” kata Arif menirukan pesan tersebut.

Bagi Arif, Adi Sutarwijono merupakan sosok pemimpin yang terbuka dan nyaman untuk diajak berdiskusi, terutama dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan di DPRD Surabaya.

Meski ditinggal ketua dewan, Arif memastikan roda kelembagaan DPRD Surabaya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, selama Adi menjalani perawatan, tugas-tugas ketua telah dilaksanakan oleh para wakil ketua sesuai dengan tata tertib yang berlaku

Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kolega di DPRD, tetapi juga bagi masyarakat Surabaya yang mengenalnya sebagai figur legislatif yang aktif dan komunikatif dalam mengawal aspirasi warga Kota Pahlawan. (*)

TEMANISHA.COM