Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Wastra Indonesia Bersinar di Grammy Awards 2026 Lewat Busana Erin Lim

×

Wastra Indonesia Bersinar di Grammy Awards 2026 Lewat Busana Erin Lim

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Ajang Grammy Awards 2026 yang berlangsung pada 1 Februari di Los Angeles, Amerika Serikat, kembali menjadi sorotan dunia. Selain penyerahan penghargaan musik paling prestisius, karpet merah Grammy juga selalu dinanti karena parade busana para selebriti dan tamu undangan.

Di tengah kemewahan tersebut, ada sentuhan Indonesia yang ikut mencuri perhatian. Presenter televisi E!, Erin Lim, tampil mengenakan gaun berbahan tenun asal Garut. Erin yang memiliki darah Filipina dan Meksiko itu memilih rancangan desainer Indonesia, Dery Rizkianto, melalui labelnya The Rizkianto yang berbasis di Milan, Italia.

HALAL BERKAH

Gaun yang dikenakan Erin merupakan bagian dari koleksi bertajuk “Casa”, hasil kolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia. Kata “Casa” sendiri bermakna rumah. Lewat koleksi ini, Dery ingin memperkenalkan kain tradisional Indonesia agar tampil lebih fleksibel dan bisa dikenakan dalam berbagai kesempatan, termasuk di panggung internasional. Ia sebelumnya pernah menyampaikan keinginannya untuk membawa tenun ke level global, sehingga tidak lagi dipandang sebatas busana tradisional yang kaku.

Baca Juga:  Sayap Garuda di Balik Gaun Sanly Liu: Perpaduan Tradisi dan Percaya Diri

Sebelum tampil di Grammy, busana tersebut lebih dulu diperagakan dalam gelaran Jakarta Fashion Week 2026. Kini, karya yang sama melangkah lebih jauh hingga ke karpet merah dunia.

Erin Lim Rhodes menghadiri Penghargaan GRAMMY ke-68 di Crypto.com Arena di Los Angeles, California.

Secara detail, gaun itu memadukan motif polkadot dari tenun Garut dengan benang berwarna emas yang memberi kesan mewah. Potongannya strapless dengan garis leher lembut, dilengkapi detail tali korset di bagian belakang. Siluetnya ramping dengan panjang hingga mata kaki. Kesan dramatis semakin terasa berkat tambahan train bergaya ball gown dari lapisan tulle hitam bertumpuk di bagian belakang, yang bergerak anggun saat Erin melangkah.

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa kain tradisional Indonesia mampu bersaing dan tampil elegan di panggung global. (*)

TEMANISHA.COM