TOPMEDIA-Laju kemenangan Persebaya terhenti di kendan. Dewa United jadi batu sandungan Green Force mencetak hat-trick kemenangan.
Sebelumnya, Persebaya menang 2-1 dari Malut United, 10 Januari 2026 silam. Lalu di kendang PSIM, Persebaya digdaya dan menang 3-0.
Sayang, Persebaya gagal meraih poin penuh di kendang. Peluang sebenarnya terbuka lebar. Apalagi tim tamu hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
Strategi tim tamu lebih jempolan kalua boleh dipuji. Memanfaatkan serangan balik, justru Dewa sesekali mengancam gawang Ernando Ary.
Lalu bagaimana dengan Persebaya. Justru Bajol Ijo julukan lain Persebaya seolah anti-klimaks.
Gagal memainkan sepakbola cantik seperti dua laga sebelumnya. Solidnya pertahanan Dewa United seolah tidak diantisipasi. Yang terlihat justru bola-bola panjang ke depan.
Buru-buru mencetak gol juga jadi PR yang segera dibenahi. Apalagi lawan berikutnya cukup mentereng yaitu Bali United. Jika tidak hati-hati Persebaya bisa terperosok.
Meski prestasi Bali United kurang mentereng musim ini namun bermain di kendang jadi perhatian tersendiri. Jika Persebaya tetap bermain seperti lawan Dewa United jangan harap bisa pulang membawa poin. (*)



















