Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Penataan Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya Diapresiasi Mahasiswa, Dinilai Lebih Adil dan Tepat Sasaran

×

Penataan Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya Diapresiasi Mahasiswa, Dinilai Lebih Adil dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mahasiswa dan mahasiswi. freepik.
toplegal

TOPMEDIA-Kebijakan penataan ulang Program Beasiswa Pemuda Tangguh yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuai apresiasi dari kalangan mahasiswa.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat prinsip keadilan, sehingga bantuan pendidikan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

HALAL BERKAH

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Rizky Andranata Prasetya Adi, Mahasiswa Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang juga dikenal sebagai Pemuda Kota Surabaya sekaligus Founder Generasi Arek Suroboyo.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak perlu merasa khawatir terkait biaya pendidikan, karena kewajiban pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya bersama pihak perguruan tinggi.

Baca Juga:  Hindari Kenaikan Pajak, Wali Kota Surabaya Pilih Skema Pembiayaan Alternatif untuk Proyek Infrastruktur

Rizky menjelaskan bahwa kebijakan Beasiswa Pemuda Tangguh sebelumnya sempat disalahartikan sebagai bentuk pengurangan bantuan pendidikan.

Padahal, penataan tersebut justru merupakan upaya perbaikan yang berlandaskan asas keadilan, sekaligus wujud ketegasan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, agar penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Mahasiswa yang akrab disapa Cak Rizky Andra itu menegaskan, mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap dijamin memperoleh akses pendidikan tanpa harus terbebani persoalan biaya.

Sementara itu, bagi mahasiswa yang secara ekonomi tergolong mampu, ia menilai sudah selayaknya dapat membiayai pendidikan secara mandiri atau melalui semangat gotong royong.

Pendanaan alternatif dapat diupayakan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), skema orang tua asuh, maupun sumber bantuan lain yang tersedia. Hal tersebut disampaikannya pada Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:  Lebih Dekat dengan Astronomi, Planetarium Jakarta Kembali Dibuka

Menurutnya, inti dari Program Beasiswa Pemuda Tangguh adalah memastikan bantuan pendidikan menyentuh kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Oleh karena itu, penataan kebijakan dianggap penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan tidak menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari.

Ia juga menegaskan bahwa filosofi beasiswa sejatinya bertujuan memberdayakan individu berprestasi atau kurang mampu agar kualitas hidup mereka meningkat, sekaligus memperkecil kesenjangan sosial.

Selain itu, Rizky menilai bahwa jalur mandiri masuk perguruan tinggi tidak dapat disamakan dengan capaian prestasi akademik, melainkan lebih mencerminkan kemampuan ekonomi.

Dengan demikian, penataan ulang Beasiswa Pemuda Tangguh dinilai sejalan dengan prinsip keadilan sosial.

Lebih lanjut, ia menyebut kebijakan perbaikan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Baca Juga:  Natal Kota Surabaya Bersinar di Balai Kota, Hujan Tak Padamkan Semangat Kebersamaan

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya atas keberanian mengambil kebijakan yang dinilai tepat sasaran, sehingga perguruan tinggi negeri maupun swasta memiliki kesempatan yang setara dalam memperoleh dukungan biaya pendidikan dari Pemkot Surabaya.

 

TEMANISHA.COM