Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Alihkan Sumber Daya ke AI, Pinterest PHK 15 Persen Karyawan

×

Alihkan Sumber Daya ke AI, Pinterest PHK 15 Persen Karyawan

Sebarkan artikel ini
Pinterest mengumumkan PHK terhadap kurang dari 15 persen karyawan global dan restrukturisasi bisnis. (Foto: Pinterest)
toplegal

TOPMEDIA – Pinterest resmi mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kurang dari 15 persen dari total karyawannya. Langkah ini dilakukan bersamaan dengan pengurangan penggunaan ruang kantor, seiring dengan strategi perusahaan yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan (AI).

Dalam dokumen yang disampaikan ke otoritas pasar modal, Pinterest menargetkan proses pemangkasan tenaga kerja selesai pada akhir kuartal ketiga atau September 2026.

HALAL BERKAH

Pengumuman tersebut langsung berdampak pada saham Pinterest yang ditutup turun lebih dari 9 persen.

Perusahaan media sosial berbasis visual ini menjelaskan bahwa restrukturisasi dilakukan untuk mengalokasikan ulang sumber daya ke tim yang berfokus pada pengembangan produk berbasis AI.

Pinterest juga menata ulang strategi penjualan dan pemasaran agar lebih relevan dengan tren digital.
Dilansir dari CNBC, Rabu (28/1/2026), Pinterest memperkirakan biaya restrukturisasi sebelum pajak mencapai USD 35 juta hingga USD 45 juta.

Baca Juga:  10 Jurus Jitu Menjadi Entrepreneur Sukses di Era Digital

Berdasarkan laporan terakhir, jumlah karyawan Pinterest secara global mencapai lebih dari 4.500 orang per April tahun lalu.

Seorang juru bicara Pinterest menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi pengguna melalui teknologi AI. Restrukturisasi ini akan memperkuat fokus kami pada inovasi produk dan efisiensi operasional,” ujarnya.

Pinterest sebelumnya telah meluncurkan sejumlah fitur berbasis AI, termasuk Pinterest Assistant, sebuah alat belanja cerdas yang dirilis pada Oktober 2025.

Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan berbagai alat iklan otomatis untuk membantu pemasar bersaing dengan platform lain seperti TikTok, Facebook, dan Instagram milik Meta.

Baca Juga:  Libur Dan Cuti Bersama Dalam SKB 3 Menteri, Sudah Agendakan Liburan Anda?

Fenomena PHK terkait AI bukan hanya terjadi di Pinterest. Menurut laporan firma konsultan Challenger, Gray & Christmas, sepanjang tahun 2025 lalu hampir 55.000 pemutusan hubungan kerja di Amerika Serikat dikaitkan dengan adopsi AI.

Namun, sejumlah pakar menilai fenomena ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh teknologi. Mereka menyebut beberapa perusahaan mungkin melakukan “AI-washing”, yakni menggunakan alasan AI untuk menutupi langkah efisiensi biaya atau masalah internal bisnis. (*)

TEMANISHA.COM