TOPMEDIA – Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes sepakat bergabung dengan klub papan atas Liga Belanda Eredivisie, Ajax, pada bursa transfer pemain musim dingin ini. Kepastian ini sekaligus memupus kabar yang santer sebelumnya jika Paes akan bergabung dengan Persib Bandung karena pemain 27 tahun ini lebih memilih pulang kampung ke Belanda.
Kabar kepindahan ini disampaikan pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, dalam akun X-nya @FabrizioRomano, Rabu (28/1/2026). Ia menyatakan bahwa kiper klub Liga Amerika Serikat (Major League Soccer/MLS), FC Dallas, itu akan pindah permanen ke Ajax.
“Ajax menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas di MLS, transfer permanen. Kontrak hingga Juni 2029, selanjutnya tes kesehatan setelah kesepakatan disetujui dan diselesaikan oleh agen SEG, Boy Kuijpers,” ungkap Romano.
Pemain kelahiran Nijmegen Belanda itu telah membela FC Dallas selama tiga setengah tahun dan tampil dalam 128 pertandingan dengan 25 clean sheet. Sebelum bergabung dengan FC Dallas, Paes membela NEC Nijmegen dan FC Utrecht di Eredevisie.
Paes mengawali karier bersama tim junior NEC Nijmegen dan menembus tim utama pada awal musim 2016/2017, serta membela tim tersebut selama dua tahun. Setelah bergabung dengan FC Utrecht pada awal musim 2018/2019, ia kemudian ditransfer ke FC Dallas pada awal 2022.
Paes kemudian memilih untuk berpaspor Merah Putih dan membela timnas Indonesia bersama beberapa pemain lain kelahiran Belanda lewat proses naturalisasi pada April 2024. Ia telah tampil dalam 10 pertandingan bersama Timnas Garuda.
Sementara itu, media Belanda, Voetbal Primeur, mengungkap tiga alasan Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes. Yang pertama karena berkaitan dengan pemantauan jangka panjang. Klub yang kini dilatih Jordi Cruyff itu disebut sudah mengamati performa Maarten selama lebih dari dua tahun.
“Kembalinya Maarten Paes ke Belanda bukanlah keputusan impulsif bagi Ajax. Justru sebaliknya: klub telah memantau kiper tersebut selama lebih dari dua tahun,” tulis Voetbal Primeur yang dikutip Rabu (28/1/2026).
Alasan kedua Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes karena aspek mentalitas. Ajax menilai Maarten memiliki karakter kuat, disiplin, serta kemampuan teknis yang sesuai dengan filosofi permainan klub.
Penilaian positif juga datang dari konsistensi Maarten menjaga performa di bawah mistar. Hal ini membuat Ajax melihatnya sebagai kiper yang siap bersaing di level tertinggi. “Ajax terkesan dengan mentalitas dan kemampuan penjaga gawangnya, dan melihatnya sebagai tambahan yang disengaja untuk susunan pemain mereka,” tulis Voetbal Primeur.
Alasan ketiga, Ajax membutuhkan kompetisi internal yang sehat. Kehadiran Paes diharapkan mampu memberikan tekanan positif bagi kiper yang ada saat ini, sekaligus memastikan stabilitas tim saat mengarungi kompetisi domestik maupun Eropa. De Godenzonen membutuhkan tambahan kualitas agar posisi penjaga gawang tetap kompetitif sepanjang musim. (*)



















