Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Pimpin 2 Liga Dunia dan Masih Kompetitif di 2 Piala Domestik, Guardiola Akui Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

×

Pimpin 2 Liga Dunia dan Masih Kompetitif di 2 Piala Domestik, Guardiola Akui Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

Sebarkan artikel ini
Pep Guardiola (kanan) dan mantan asistennya di ManCity, Mikel Arteta, yang kini sukses bersama Arsenal. (Foto: BBC)
toplegal

TOPMEDIA – Di panggung sepak bola Eropa saat ini tak ada warna yang lebih menyala selain merah London Utara. Keperkasaan Arsenal musim 2025/2026 memaksa pelatih kawakan Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, angkat bicara dan menanggalkan ego rivalitasnya.

Secara terbuka, Pep Guardiola menyebut tim asuhan mantan asistennya, Mikel Arteta, itu sebagai kesebelasan terbaik di dunia saat ini.

HALAL BERKAH

Pernyataan ini bukan sekadar basa-basi ruang ganti. Bagi Pep, tabel klasemen dan statistik di lapangan menjadi bukti sahih yang tidak bisa dibantah. Arsenal saat ini masih memimpin di Liga Inggris, Liga Champions, dan masih kompetitif di Piala Liga Inggris dan Piala FA.

“Arsenal adalah tim terbaik di dunia saat ini. Lihat saja posisi mereka di Liga Champions, Premier League, hingga turnamen domestik seperti Piala FA dan Piala Liga,” kata Guardiola yang dikutip Antara dari laman resmi Liga Inggris, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga:  Moh Salah Prediksi Arsenal akan Juara Liga Inggris Musim 2025/2026

Apa yang dicapai Arsenal memang luar biasa. Hingga pekan ke-22 Liga Inggris, The Gunners kokoh di puncak dengan raihan 50 poin. Tak hanya di kompetisi domestik, di level kontinental pun mereka tampil tanpa cela. Tujuh kemenangan beruntun di Liga Champions dengan koleksi 21 poin membawa mereka melenggang ke babak 16 besar sebagai pemuncak klasemen.

Napas panjang Arsenal juga terlihat di kompetisi domestik. Satu kaki mereka sudah berada di final Piala Liga Inggris setelah menundukkan Chelsea 3-2 di leg pertama semifinal. Sementara di Piala FA, mereka bersiap melanjutkan langkah ke putaran keempat melawan Wigan Athletic pada pertengahan Februari mendatang.

Kontras dengan sang rival, Manchester City justru tengah mencari kembali jati diri mereka. Kegagalan memetik poin maksimal dalam beberapa laga terakhir, termasuk kekalahan menyakitkan 0-2 dari Manchester United dan hasil minor 1-3 melawan Bodo/Glimt di Liga Champions, menempatkan The Citizens di posisi sulit.

Baca Juga:  Erick Thohir Minta Doa Masyarakat Indonesia Untuk Timnas U-17 di Piala Dunia

Guardiola menyadari bahwa standar tinggi yang ia tetapkan sendiri kini menjadi beban bagi anak asuhnya. Berada di peringkat kedua Liga Inggris dan terlempar ke posisi 11 klasemen Liga Champions bukanlah habitat asli City.

“Saya tahu, mengumpulkan hanya 13 poin di Liga Champions terasa seperti sebuah bencana bagi kami,” ucap juru taktik asal Spanyol itu dengan nada masygul.

Namun di balik pujian setinggi langit untuk Arsenal, Guardiola tetap menyisipkan bara perlawanan. Ia menegaskan bahwa City belum menyerah. Bagi Pep, mengakui keunggulan lawan adalah langkah pertama untuk menyusun strategi penggulingan.

“Semoga kami bisa semakin dekat dengan mereka dan berharap mereka memberi kami celah untuk mengalahkan mereka,” tuturnya.

Baca Juga:  Slot Sebut Faktor Cedera dan Rotasi Sebabkan Liverpool Keok di Istanbul

Kini, publik sepak bola menanti apakah pujian Pep ini merupakan pengakuan jujur atas rivalitas, atau justru bagian dari mind games khas sang maestro untuk melemaskan kewaspadaan sang murid, Mikel Arteta? Yang pasti, musim ini bukan lagi soal siapa klub yang paling kaya, melainkan siapa yang paling presisi dalam mengeksekusi ambisi. (*)

TEMANISHA.COM