TOPMEDIA – Real Madrid ditinggal Xabi Alonso di pertengahan musim ini usai kekalahan di laga ek clasico Piala Raja Spanyol melawan rival utama Barcelona.
Kemudian, publik mengaitkan keberadaan penyerang asal Perancis Kylian Mbappe. Striker Prancis itu dikenal sering ganti pelatih saat membela klub.
Mantan pemain Timnas Spanyol itu resmi meninggalkan Real Madrid pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Ia jadi pelatih ke-6 yang pergi atau dipecat saat ada Mbappe di dalam timnya.
Mbappe saat masih berseragam PSG, klub asal Paris itu lima kali ganti pelatih. Pertama adalah Unai Emery yang cuma bertahan semusim saat ada sang striker di dalam tim.
Lanjut ada Thomas Tuchel yang sempat melatih Mbappe selama 2,5 musim dan membantu mempersembahkan 4 trofi.
Kemudian, ada Mauricio Pochettino yang cuma 18 bulan bertahan melatih Mbappe di PSG. Christoph Galtier bahkan hanya semusim melatih Mbappe di PSG, dan langsung diganti setelahnya oleh Luis Enrique.
Mbappe lantas pindah ke Real Madrid dan Carlo Ancelotti langsung cabut di akhir musim. Pelatih Italia itu memilih tawaran memimpin Timnas Brasil.
Terkini, Xabi Alonso cabut dari Real Madrid meski baru 7 bulan melatih. Keduanya disorot usai Mbappe sempat memerintah sang pelatih di final Piala Super Spanyol.
Konon, Mbappe kerap dirumorkan punya kuasa mengatur tim. Pada 2022, ia disebut punya wewenang mengganti pelatih PSG.
Striker berusia 27 tahun itu kerap diberitakan kesal andai taktik pelatih tak sejalan dengan gaya mainnya, termasuk dengan Luis Enrique pada dua musim lalu.
Meski terlihat seperti kebetulan, rekam jejek membuktikan keberadaan Mbappe di tim selalu menyebabkan gonta ganti pelatih. (*)



















