Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Farel Prayoga Prioritaskan Sekolah dan Karir di Jakarta, Enggan Kembali ke Banyuwangi

×

Farel Prayoga Prioritaskan Sekolah dan Karir di Jakarta, Enggan Kembali ke Banyuwangi

Sebarkan artikel ini
Farel Prayoga. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Masih ingat penyanyi cilik yang namanya melejit lewat lagu Ojo Dibandingke, Farel Prayoga. Farel ternyata pernah menolak ajakan ayah kandungnya untuk pulang ke Banyuwangi.

Alih-alih kembali ke kampung halaman, Farel memilih bertahan di Jakarta demi masa depan karier dan pendidikannya.

HALAL BERKAH

Manager Farel menceritakan hal itu. Muhammad Rais selaku manager penyanyi yang pernah mengisi HUT RI di Istana Negara itu mengatakan bahwa Farel diajak kembali ke Banyuwangi saat ayahnya baru keluar dari penjara yang langsung menemui putranya di Jakarta.

“Pak Joko (ayah Farel) semenjak keluar dari penjara udah ke Jakarta, ketemu saya di bandara, dia ngobrol sama Farel,” ungkap Rais di Pagi Pagi Ambyar.

Baca Juga:  Kamelia Ungkap Alasan Tolak Lamaran Ammar Zoni di Penjara, Rencana Pernikahan Awal Tahun Gagal

Lanjutnya, Rais menceritakan bagaimana ayah Farel meminta anaknya untuk kembali ke Banyuwangi. Namun, Farel punya pendirian sendiri.

“Farel ayo kembali lagi ke Banyuwangi.’ Farel ngomong ‘Aku tetap di sini, aku ingin karier aku berjalan, pendidikan aku berjalan di sini, aku terjaga di sini dan aku akan tetap di sini,’ itu jawaban Farel,” lanjutnya.

Farel membenarkan keputusan dirinya. Ia mengaku ingin memaksimalkan peluangnya di Jakarta demi masa depan yang lebih baik, bukan cuma untuk dirinya sendiri, tapi juga keluarganya.

“Aku di sini buat mengoptimalkan karier. Toh ya nanti lari-larinya uangnya ke mereka juga,” kata Farel.

Rais mengatakan bahwa Farel memiliki pendirian yang kuat untuk pendidikannya. Bagi Farel, sekolah adalah prioritas utama, sesuatu yang menurutnya belum tentu dipahami oleh keluarganya.

Baca Juga:  Kunjungi Banyuwangi, Menteri Koperasi Resmikan Koperasi Desa Merah Putih

“Bagi mereka (keluarga Farel), gak penting pendidikan. Bagi Farel, pendidikan harus nomor satu,” ungkap Rais.

“Dia masih bertahan sampai sekarang, punya pendidikan, aku berusaha keras dia punya pendidikan,” imbuhnya.

Di tengah konflik dengan sang ayah yang sempat menuding Rais, Farel memilih menanggapi dengan bijak. Ia percaya orang tuanya sebenarnya tahu bagaimana ia diperlakukan selama ini.

“Sebenarnya aku tanpa menjawab juga, orangtua tahu aku dirugikan apa enggak,” kata Farel.

“Semoga bisa membaik, bisa sadar juga apa yang bapak lakuin ini benar gaknya cuma bapak yang bisa mikir,” imbuhnya berpesan.

Kendati demikian, Farel sangat merindukan keluarganya termasuk ayahnya, namun sikap keluarganya membuat jarak yang membuat Farel belum bisa menemui mereka.

Baca Juga:  Pelaku Bom SMA 72 Jakarta Tak Punya Tempat Menuangkan Keluh Kesah

“Dibilang kangen tuh kangen. Cuma masalahnya, perilaku mereka bikin aku gak kangen,” ungkap Farel. (*)

TEMANISHA.COM