Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Cetak Prestasi Internasional, Futsal Indonesia Tolak Independen, Tetap di Bawah PSSI

×

Cetak Prestasi Internasional, Futsal Indonesia Tolak Independen, Tetap di Bawah PSSI

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Prestasi futsal Indonesia yang kian moncer justru memunculkan wacana pemisahan dari induk sepak bola nasional.

Namun Federasi Futsal Indonesia (FFI) memastikan tetap berada di bawah naungan PSSI dan menepis dorongan agar futsal berdiri independen.

HALAL BERKAH

Ketua FFI Michael Victor Sianipar menegaskan, futsal secara global merupakan bagian tak terpisahkan dari sepak bola.

Di level internasional, futsal berada langsung di bawah FIFA, lembaga tertinggi yang menaungi sepak bola dunia. Karena itu, di tingkat nasional pun pengelolaannya dilakukan dalam kerangka federasi sepak bola.

“Futsal itu bukan cabang yang berdiri sendiri. Di seluruh dunia, futsal dan sepak bola berjalan dalam satu ekosistem yang sama,” ujar Michael, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga:  MLS Akan Ikuti Kalender Kompetisi Eropa pada 2027

Saat ini FFI menjadi salah satu asosiasi resmi di bawah PSSI, bersama Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI). Ketiganya juga memiliki hak suara dalam Kongres PSSI.

Dorongan agar FFI keluar dari PSSI muncul seiring capaian prestasi futsal Indonesia yang dinilai sudah mapan dan membanggakan.

Antara lain untuk kali pertama meraih medali emas (Timnas Futsal Putra) dan perak (Timnas Futsal Putri) di SEA Games 2025 Thailand. Kemudian menjuarai Piala AFF Futsal U-16 dan runner up Piala AFF U-19.

Namun menurut Michael, justru sinergi dengan PSSI menjadi fondasi penting agar futsal Indonesia bisa melangkah lebih jauh di level dunia.

Baca Juga:  Erick Thohir Bantah Penunjukan Nova Arianto Tidak Prosedural

“Kami ingin futsal Indonesia benar-benar naik kelas. Kuncinya adalah selaras dengan PSSI dan ekosistem sepak bola. Negara-negara besar seperti Brasil, Argentina, Spanyol, dan Portugal menempuh jalan yang sama,” tegasnya.

Michael juga sejalan dengan pandangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yang menilai futsal tetap membutuhkan peran PSSI, terutama untuk agenda strategis jangka panjang.

Salah satunya terkait rencana bidding Piala Dunia Futsal 2028, yang membutuhkan dukungan struktural dan diplomasi federasi sepak bola nasional.

Dalam Kongres PSSI pada Juni 2025 lalu, FFI dan PSSI disebut telah sepakat memperkuat kolaborasi demi kemajuan bersama. Michael menyebut dukungan PSSI dalam dua tahun terakhir sangat terasa bagi perkembangan futsal nasional.

Baca Juga:  Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Kesempatan Emas Uji Tanding Lintas Benua

“Kami bicara jangka panjang. Futsal Indonesia harus maju, sepak bola Indonesia juga harus maju. Fondasi dan fundamentalnya sama, dan itu berlaku di seluruh dunia,” kata Michael.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran PSSI atas dukungan yang konsisten. Michael optimistis hubungan FFI dan PSSI akan semakin solid pada 2026.

“Dua tahun terakhir, kehadiran dan dukungan PSSI sangat besar bagi futsal. Ke depan, sinergi ini akan kami perkuat agar futsal Indonesia semakin kokoh di level internasional,” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM