TOPMEDIA – Rasanya dunia seakan berhenti berputar kalau tiba-tiba HP kesayangan mati total alias matot dan nggak bisa dinyalakan lagi. Apalagi kalau posisi kita lagi butuh-butuhnya buat update kerjaan, scrolling media sosial, atau sekadar main game bareng teman. Banyak yang langsung panik dan mengira mesin HP rusak parah, padahal sering kali biang keladinya berawal dari kesehatan baterai yang terabaikan.
Kondisi baterai yang sudah “tewas” ini nggak terjadi begitu saja tanpa alasan. Ada kebiasaan buruk hingga faktor teknis yang sering kali kita lewatkan setiap harinya. Biar kejadian horor ini nggak menimpa perangkatmu, yuk simak empat alasan kenapa baterai HP bisa matot dan cara mencegahnya agar performa ponsel tetap prima.
1. Kebiasaan Buruk Memakai HP Sambil Diisi Daya
Salah satu penyebab paling umum yang sering dilakukan anak muda adalah memaksakan HP bekerja keras saat sedang proses charging. Main game berat atau menonton video resolusi tinggi sambil dicolok ke listrik akan memicu panas berlebih atau overheat. Panas ekstrem inilah yang menjadi musuh nomor satu sel baterai lithium-ion.
Suhu yang terlalu tinggi dapat merusak struktur kimia di dalam baterai secara permanen. Jika dilakukan terus-menerus, baterai tidak hanya cepat drop, tapi bisa mengalami kegagalan total hingga mati mendadak. Sangat disarankan untuk membiarkan HP beristirahat sejenak sampai daya terisi penuh agar komponen di dalamnya tidak “stres” karena panas ganda dari proses pengisian dan penggunaan aplikasi.
2. Penggunaan Charger dan Kabel Data KW alias Abal-abal
Terkadang demi harga yang murah, banyak pengguna yang memilih membeli kabel data atau kepala charger tidak resmi yang kualitasnya tidak terjamin. Padahal, setiap HP punya standar arus (Ampere) dan tegangan (Voltase) tertentu yang harus dipenuhi. Penggunaan aksesori abal-abal sering kali memberikan aliran listrik yang tidak stabil ke perangkatmu.
Arus yang naik-turun atau tidak sesuai standar ini perlahan akan merusak sirkuit pengisian daya dan sel baterai itu sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan korsleting kecil di area baterai yang berakhir pada kondisi mati total. Investasi pada aksesori original atau yang sudah tersertifikasi jauh lebih murah daripada harus mengganti seluruh unit HP yang rusak akibat tegangan liar.
3. Membiarkan Baterai Benar-benar Kosong hingga 0 Persen
Masih banyak anggapan bahwa baterai harus habis total sebelum diisi ulang, padahal pola pikir ini justru merusak. Membiarkan HP mati sendiri karena kehabisan daya hingga nol persen secara berulang akan menyebabkan kondisi deep discharge. Dalam kondisi ini, baterai bisa kehilangan kemampuan untuk menerima arus kembali karena voltasenya turun di bawah level minimum yang dibutuhkan.
Jika HP dibiarkan kosong dalam waktu lama, sel baterai bisa “tertidur” permanen dan tidak akan merespons meski sudah dicolok ke charger seharian. Sebaiknya, mulailah mengisi daya saat baterai sudah menyentuh angka 15 atau 20 persen untuk menjaga kesehatan siklus pengisian tetap aman dan berumur panjang.
4. Usia Baterai yang Sudah Mencapai Batas Maksimal
Sama seperti barang elektronik lainnya, baterai memiliki masa pakai yang disebut dengan siklus pengisian (charge cycle). Rata-rata baterai HP modern memiliki performa optimal hingga 500 sampai 800 kali siklus pengisian penuh. Jika ponselmu sudah digunakan lebih dari dua atau tiga tahun, wajar jika kapasitasnya menurun drastis karena faktor alami degradasi kimia.
Baterai yang sudah mencapai batas usia ini biasanya akan mulai membengkak atau sering mengalami shutdown mendadak meski indikator masih menunjukkan angka tertentu. Jika tanda-tanda ini muncul, segera lakukan penggantian baterai di pusat servis resmi sebelum kerusakannya merembet ke komponen layar atau mesin utama yang bisa bikin kantongmu makin jebol.
Nah, setelah tahu berbagai penyebab di atas, sekarang kamu bisa lebih waspada dalam merawat HP andalanmu agar nggak berakhir jadi ganjalan pintu. Ingat, mencegah HP matot itu jauh lebih gampang daripada harus menanggung drama kehilangan data penting di dalamnya.
(Respatih)



















