Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Tips Simpan Laptop di Kamar Kos Lembap Agar Bebas Jamur Tanpa Silica Gel

×

Tips Simpan Laptop di Kamar Kos Lembap Agar Bebas Jamur Tanpa Silica Gel

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Hidup di kamar kos memang punya tantangan tersendiri, apalagi kalau kamu mendapatkan sirkulasi udara yang kurang maksimal alias lembap. Masalahnya, udara yang mengandung kadar air tinggi bukan cuma bikin baju jadi bau apek, tapi juga bisa menjadi ancaman serius buat gadget kesayangan, terutama laptop. Jamur sering kali tumbuh di area layar (LCD stain) atau bahkan di sirkuit internal yang bisa memicu korsleting.

Banyak orang menyarankan pakai silica gel, tapi terkadang kita malas membelinya atau lupa menggantinya saat sudah jenuh. Tenang saja, kamu tetap bisa melindungi perangkatmu dengan cara-cara alternatif yang tak kalah ampuh. Yuk, simak cara menyimpan laptop yang benar di kamar kos yang lembap agar tetap awet dan bebas jamur!

HALAL BERKAH

Jangan Pernah Menyimpan di Atas Lantai atau Kasur

Kebiasaan meletakkan laptop langsung di atas lantai, meskipun di dalam tas, adalah kesalahan besar di kamar yang lembap. Lantai cenderung memiliki suhu yang lebih dingin dan menarik kelembapan lebih cepat melalui proses kondensasi. Begitu juga dengan kasur yang bisa menyerap keringat dan kelembapan udara, lalu menyalurkannya ke perangkatmu.

Baca Juga:  4 Alasan Kenapa Harga Chromebook Jauh Lebih Murah dari Laptop Windows

Cara terbaik adalah selalu menyimpan laptop di tempat yang lebih tinggi, seperti meja kayu atau rak buku. Bahan kayu memiliki sifat alami yang lebih baik dalam menahan fluktuasi suhu dibandingkan lantai keramik atau semen. Pastikan juga meja tidak menempel langsung ke dinding yang basah saat musim hujan agar aliran udara di sekitar laptop tetap terjaga.

Gunakan Tas Laptop dengan Sirkulasi Udara Baik

Saat tidak digunakan dalam waktu lama, memasukkan laptop ke dalam tas memang pilihan yang aman dari debu. Namun, pastikan tas yang kamu gunakan tidak berbahan plastik kedap udara yang justru memerangkap kelembapan di dalamnya. Pilihlah tas dengan material kain yang masih memungkinkan adanya sirkulasi udara tipis.

Selain itu, jangan menutup tas rapat-rapat jika laptop baru saja digunakan dan masih terasa hangat. Perbedaan suhu antara laptop yang panas dan udara luar yang dingin di dalam tas yang tertutup rapat bisa memicu munculnya embun. Biarkan laptop mencapai suhu ruangan terlebih dahulu sebelum kamu “mengandangkannya” ke dalam tas agar interior laptop tetap kering.

Rutin Menyalakan Laptop untuk ‘Pemanasan’ Alami

Salah satu cara paling cerdas untuk mengusir kelembapan tanpa alat tambahan adalah dengan memanfaatkan panas dari laptop itu sendiri. Jika kamu jarang menggunakan laptop, jamur akan lebih mudah tumbuh karena suhu internalnya yang dingin dan statis. Luangkan waktu setidaknya 15 sampai 30 menit setiap hari untuk menyalakan laptop.

Baca Juga:  Google Membuat Taruhan Besar di India, Investasi Rp 249 Triliun untuk AI

Aktivitas ringan seperti menonton film atau sekadar browsing akan memicu komponen internal menghasilkan panas alami. Panas ini sangat efektif untuk menguapkan partikel air yang mencoba masuk ke sela-sela mesin. Anggap saja ini sebagai sesi “berjemur” bagi laptopmu agar mesinnya tetap kering dan sirkuitnya tidak berkarat akibat udara kos yang pengap.

Perhatikan Pencahayaan dan Sirkulasi Ruangan

Kamar kos yang gelap dan tertutup adalah surga bagi jamur untuk berkembang biak. Cobalah untuk memposisikan meja laptop di area yang setidaknya terkena sedikit pantulan sinar matahari atau dekat dengan jendela. Sinar ultraviolet alami adalah musuh utama jamur.

Jika jendela kamar kosmu jarang dibuka, pastikan ada sedikit celah udara agar suhu ruangan tidak terjebak. Menaruh laptop di dekat lampu meja yang menyala juga bisa membantu, karena panas dari bohlam lampu bisa sedikit mengurangi kelembapan di area sekitar meja kerja. Lingkungan yang terang dan memiliki aliran udara aktif akan membuat laptopmu jauh lebih aman dari serangan jamur layar yang menyebalkan.

Baca Juga:  Mengapa Banyak Orang Tidak Suka Windows 11?

Lap Secara Berkala dengan Kain Mikrofiber Kering

Jangan biarkan debu menempel terlalu lama pada body atau layar laptop. Debu sering kali mengikat molekul air dari udara lembap, yang kemudian menjadi media tanam sempurna bagi spora jamur. Melakukan perawatan sederhana dengan mengelap laptop setiap pagi menggunakan kain mikrofiber kering sangatlah krusial.

Pastikan kain yang digunakan benar-benar kering dan bersih. Fokuslah pada area keyboard dan engsel layar, karena dua titik ini sering menjadi tempat persembunyian uap air. Dengan menjaga permukaan laptop tetap bersih dan kering secara manual, kamu sudah memotong rantai pertumbuhan jamur bahkan sebelum mereka sempat muncul di permukaan.

Nah, ternyata menjaga laptop kesayangan di kamar kos nggak harus selalu ribet dengan urusan silica gel, kan? Dengan sedikit perhatian ekstra pada posisi simpan dan kebersihan, laptop kamu bakal tetap prima buat nemenin nugas sampai lulus. (Respatih)

TEMANISHA.COM