Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

7 Tradisi Perayaan Imlek dari Berbagai Negara, Simbol Kekayaan Budaya Dunia

×

7 Tradisi Perayaan Imlek dari Berbagai Negara, Simbol Kekayaan Budaya Dunia

Sebarkan artikel ini
Imlek dirayakan lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia dengan tradisi unik di tiap negara. (Foto: Pinterest)
toplegal

TOPMEDIA – Imlek, atau Tahun Baru China, bukan hanya perayaan masyarakat Tionghoa di Asia, tetapi juga telah menjadi festival global yang dirayakan di berbagai belahan dunia.

Memang Imlek sangat lekat akan tradisi dan budaya Tionghoa, lekat akan upacara keagamaan, namun budaya ini telah berakulturasi di berbagai negara di dunia.

HALAL BERKAH

Tidak hanya kaum Tionghoa saja, tapi masyarakat berbagai suku dan agama ikut semarak menyambutnya.

Lebih dari 2 miliar orang ikut merayakan momen ini, menjadikannya salah satu perayaan terbesar di dunia.

Tradisi Imlek selalu identik dengan doa untuk keberuntungan, kebersamaan keluarga, serta penghormatan terhadap leluhur.

Namun, setiap negara memiliki cara unik dalam merayakannya, mencerminkan kekayaan budaya sekaligus adaptasi lokal.

7 Tradisi Perayaan Imlek dari Seluruh Dunia

1. Tiongkok – Kembang Api dan Malam Tahun Baru
Di negara asalnya, Tiongkok, Imlek dirayakan dengan pesta kembang api yang meriah. Tradisi ini dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan.

Baca Juga:  Gaun Pernikahan Ikonis Princess Diana: Warisan Abadi untuk William dan Harry

Malam Tahun Baru juga menjadi momen penting untuk makan malam keluarga, di mana hidangan seperti pangsit (jiaozi) dan ikan menjadi simbol rezeki dan kemakmuran.

2. Hong Kong – Parade Malam dan Balapan Perahu Naga
Hong Kong merayakan Imlek dengan parade malam penuh lampu warna-warni, tarian naga, dan pertunjukan budaya.

Selain itu, balapan perahu naga di Victoria Harbour menjadi daya tarik wisatawan internasional, menegaskan bahwa Imlek di Hong Kong adalah perpaduan tradisi dan hiburan modern.

3. Vietnam – Perayaan Tet
Di Vietnam, Imlek dikenal sebagai Tet Nguyen Dan. Tradisi khasnya adalah menghias rumah dengan bunga persik dan pohon kumquat, simbol keberuntungan dan kesuburan.

Masyarakat Vietnam juga memiliki kebiasaan memberi amplop merah (li xi) kepada anak-anak sebagai doa keberuntungan di tahun baru.

Baca Juga:  Shanty Beri Petuah untuk Selebriti Baru agar Hati-Hati

4. Korea Selatan – Seollal
Korea Selatan merayakan Seollal dengan ritual penghormatan leluhur (charye), di mana keluarga berkumpul untuk berdoa dan menyajikan makanan tradisional.

Hidangan khas seperti tteokguk (sup kue beras) dipercaya membawa umur panjang dan keberuntungan. Selain itu, permainan tradisional seperti yutnori juga dimainkan untuk mempererat kebersamaan keluarga.

5. Singapura – Festival Chingay
Singapura menggelar Chingay Parade, festival jalanan terbesar di Asia Tenggara. Parade ini menampilkan tarian singa, naga, pertunjukan budaya multietnis, hingga atraksi modern.

Tradisi ini mencerminkan keberagaman masyarakat Singapura sekaligus memperkuat branding Imlek sebagai festival inklusif.

6. Amerika Serikat – Parade di Chinatown
Di kota-kota besar seperti San Francisco dan New York, komunitas Tionghoa mengadakan parade besar dengan tarian singa, naga, pesta kembang api, dan bazar kuliner.

Perayaan ini menarik ribuan wisatawan setiap tahun, menjadikan Imlek sebagai salah satu festival budaya terbesar di Amerika.

Baca Juga:  Jadi Korban Manipulasi Klinik Estetika, Lansia di Beijing Habiskan Rp 1,1 Miliar

7. Inggris – Perayaan di London Chinatown
London memiliki salah satu perayaan Imlek terbesar di luar Asia. Parade budaya, pertunjukan seni, dan bazar kuliner menjadi daya tarik utama di kawasan Chinatown.

Pemerintah kota bahkan mendukung acara ini sebagai bagian dari promosi pariwisata dan keberagaman budaya.

Imlek memang bukan hanya perayaan masyarakat Tionghoa, tetapi juga telah menjadi festival global yang mempertemukan berbagai budaya.

Tradisi yang berbeda di tiap negara menunjukkan bagaimana Imlek beradaptasi sekaligus memperkaya identitas lokal

Perayaan Imlek di berbagai belahan dunia membuktikan bahwa tradisi ini telah melampaui batas geografis dan menjadi fenomena global.

Dari pesta kembang api di Beijing hingga parade multikultural di Singapura, Imlek bukan hanya simbol keberuntungan, tetapi juga jembatan budaya yang menyatukan masyarakat dunia. (*)

TEMANISHA.COM