TOPMEDIA – Buat kamu yang sehari-hari berkutat di depan layar monitor—baik itu buat nugas, coding, main game, atau bahkan sekadar scroll media sosial—kamu pasti tahu banget rasanya mata yang cepat perih, kering, hingga pusing. Itu tandanya mata kamu sudah berteriak minta istirahat! Masalahnya, kita sering lupa kalau kesehatan mata itu tidak hanya tergantung pada berapa lama kita menatap layar, tapi juga bagaimana cara kita mengatur tampilan layar tersebut.
Jangan anggap sepele pengaturan monitor. Setting yang salah bisa membuat mata bekerja ekstra keras, lho. Padahal, dengan beberapa penyesuaian sederhana, kamu bisa mengurangi ketegangan mata secara drastis. Yuk, simak lima kebiasaan setting monitor yang wajib kamu terapkan agar mata tetap segar dan nyaman sampai deadline selesai.
1. Sesuaikan Kecerahan (Brightness) Monitor
Kebiasaan pertama yang paling krusial adalah mengatur kecerahan monitor. Banyak dari kita membiarkan kecerahan layar di tingkat maksimal, padahal ini adalah penyebab utama mata cepat lelah. Mata kamu akan cepat capek jika harus beradaptasi dengan cahaya yang terlalu terang dalam ruangan gelap, atau sebaliknya, layar terlalu redup di ruangan yang terang benderang.
Idealnya, tingkat kecerahan monitor harus sesuai dengan tingkat cahaya di ruangan kamu. Coba jadikan kecerahan layar seolah-olah kamu sedang melihat selembar kertas putih di ruangan tersebut. Jika ruangan gelap, turunkan kecerahan. Jika ruangan terang, tingkatkan. Beberapa monitor modern bahkan memiliki sensor otomatis yang bisa menyesuaikan kecerahan ini, pastikan fitur tersebut diaktifkan.
2. Atur Suhu Warna (Color Temperature) ke Mode Hangat
Suhu warna monitor sangat memengaruhi kenyamanan mata. Layar yang terlalu dingin (banyak warna biru) dapat memicu ketegangan mata, terutama saat malam hari. Ini karena cahaya biru dikenal dapat menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.
Solusinya, ubah suhu warna ke mode yang lebih hangat (kuning atau kemerahan). Hampir semua sistem operasi, seperti Windows dan macOS, memiliki fitur Night Light atau Night Shift yang secara otomatis mengurangi cahaya biru saat menjelang malam. Aktifkan fitur ini, atau atur color temperature secara manual ke kisaran 6500K atau lebih rendah di pengaturan monitor Anda.
3. Pastikan Rasio Kontras Tepat
Bukan hanya soal kecerahan, kontras juga penting. Pastikan rasio kontras antara teks (huruf) dan latar belakangnya cukup tinggi. Artinya, teks hitam harus benar-benar terlihat hitam di latar belakang putih. Kontras yang buruk, seperti teks abu-abu terang di latar belakang putih, akan memaksa mata kamu untuk bekerja keras membaca, yang cepat memicu kelelahan.
Hindari juga setting kontras yang terlalu ekstrem, karena bisa menyebabkan glare atau silau. Fokuslah pada kontras yang tajam namun nyaman dibaca dalam waktu lama.
4. Perhatikan Resolusi Layar dan Skala Teks
Pengaturan resolusi yang tidak sesuai dengan ukuran fisik monitor (resolusi non-native) bisa membuat gambar buram dan teks tidak jelas. Selalu gunakan resolusi native yang direkomendasikan oleh monitor kamu. Selain itu, jangan biarkan teks terlalu kecil hingga kamu harus memicingkan mata untuk membacanya.
Gunakan fitur scaling (skala) teks yang ada di pengaturan sistem operasi. Jika kamu menggunakan monitor besar, tingkatkan skala teks dari 100% menjadi 125% atau 150%. Teks yang lebih besar dan jelas akan mengurangi beban visual secara signifikan.
5. Terapkan Aturan 20-20-20 Secara Konsisten
Ini adalah kebiasaan yang tidak berhubungan langsung dengan setting fisik monitor, tetapi sangat penting untuk diintegrasikan dengan waktu layar kamu. Terapkan Aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter).
Untuk membantu kamu mengingat, pasang pengingat di ponsel atau gunakan aplikasi break reminder. Istirahat singkat ini memberikan kesempatan bagi otot mata untuk rileks dan mengurangi risiko Computer Vision Syndrome (CVS) yang sering dialami oleh pekerja digital.
Mengatur monitor bukan cuma soal mendapatkan tampilan terbaik untuk gaming atau desain, tapi yang utama adalah menjaga kesehatan mata kamu. Dengan menerapkan lima kebiasaan setting monitor di atas, kamu sudah berinvestasi besar pada kenyamanan dan produktivitas jangka panjangmu.
(Res)



















