TOPMEDIA – Lagi-lagi terjadi longsor gunungan sampah di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Pada Desember 2025 lalu peristiwa longsoran sampah pernah terjadi, hari ini, Minggu (8/3/2026), longsor kembali terjadi dan menewaskan tiga orang, serta menimbun sejumlah truk dan bangunan warung.
Peristiwa ini bukan sekadar insiden tragis, tetapi juga menjadi alarm keras atas krisis pengelolaan sampah perkotaan yang menumpuk tanpa sistem pengolahan memadai.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, membenarkan peristiwa tersebut namun belum bisa memastikan penyebab longsor.
“Benar, dan saat ini sedang dalam penanganan sehingga belum bisa banyak memberikan informasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 15.29 WIB di zona 4 TPA Bantargebang.
“Telah terjadi longsor di zona 4 TPA Bantargebang dan sudah ditemukan tiga korban jiwa,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Menurut Desiana, saat kejadian banyak kendaraan truk dan warga yang beraktivitas di lokasi. Petugas gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pendataan dan penyelamatan.
“Masih banyak kendaraan truk sampah dan warung yang tertimbun. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban,” tambahnya.
Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menegaskan bahwa tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi.
“Tim BPBD sedang evakuasi di lokasi,” katanya. Hingga kini, proses pencarian korban masih berlangsung.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan tumpukan sampah menimpa truk pengangkut hingga nyaris jatuh ke Kali Asem. Longsoran juga sempat menutup aliran kali, menyebabkan genangan air di jalan sekitar. (*)



















