TOPMEDIA – Lagi asyik mabar atau scrolling media sosial, tiba-tiba muncul iklan pop-up layar penuh yang menutupi seluruh konten. Rasanya pasti kesal banget, apalagi kalau iklan itu susah di-klik tanda silangnya. Kejadian ini seringkali membuat kita berpikir kalau HP sedang terkena virus, padahal sebenarnya ada aplikasi “nakal” yang sedang bekerja di latar belakang tanpa kita sadari.
Banyak pengguna ponsel yang sering kecolongan saat mengunduh aplikasi tanpa membaca ulasan atau melihat reputasi pengembangnya. Alhasil, HP yang tadinya lancar jaya malah jadi sarang iklan mengganggu. Untuk membantu kamu mengamankan perangkat, yuk cari tahu tiga jenis aplikasi yang sering jadi biang kerok iklan pop-up di HP berikut ini.
1. Aplikasi Senter dan Tool Kit Unofficial
Aplikasi senter atau peralatan utilitas sederhana lainnya seringkali menjadi kedok bagi pengembang untuk menyisipkan adware. Karena fungsinya yang sangat dasar, kita cenderung memberikan izin akses tanpa curiga. Namun, banyak dari aplikasi ini yang justru berisi skrip iklan agresif. Begitu aplikasi terpasang, mereka akan mulai menampilkan iklan bahkan saat kamu tidak sedang membuka aplikasi tersebut. Sebaiknya, gunakan fitur senter bawaan dari sistem operasi HP kamu saja daripada harus mengunduh aplikasi tambahan yang tidak jelas sumbernya.
2. VPN Gratisan dengan Keamanan Rendah
Layanan VPN memang sangat berguna untuk membuka blokir situs atau mengamankan koneksi. Namun, kamu harus ekstra waspada dengan embel-embel “Gratis Selamanya” yang ditawarkan oleh aplikasi tidak dikenal. Menjalankan server VPN membutuhkan biaya besar, dan seringkali cara mereka menutupi biaya tersebut adalah dengan menjual ruang iklan di HP kamu. Akibatnya, iklan pop-up akan sering muncul secara tiba-tiba di layar kunci atau jendela notifikasi. Selalu pastikan menggunakan layanan VPN yang memiliki reputasi tinggi dan ulasan positif di Play Store atau App Store.
3. Editor Foto dan Video Instan yang Mencurigakan
Keinginan untuk tampil estetik di media sosial terkadang membuat kita gegabah mengunduh aplikasi editor foto atau video terbaru yang menawarkan efek-efek instan. Sayangnya, kategori aplikasi ini adalah salah satu yang paling sering disusupi adware. Aplikasi jenis ini biasanya meminta izin yang sangat luas, mulai dari akses galeri hingga menjalankan aktivitas di latar belakang. Begitu izin diberikan, mereka punya kendali penuh untuk membombardir layar HP-mu dengan iklan. Kalau kamu merasa iklan mulai muncul setelah mengedit foto, aplikasi itulah pelakunya.
Nah, mulai sekarang cobalah untuk lebih selektif dan rutin mengecek daftar aplikasi yang terpasang di perangkatmu. Jangan sampai hanya karena ingin fitur instan, kenyamanan kamu dalam menggunakan HP jadi taruhannya.
(Respatih)



















