Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

25 Ribu Wisatawan Padati Bromo dan Ranu Regulo Saat Libur Lebaran, PNBP Tembus Rp 2 Miliar

×

25 Ribu Wisatawan Padati Bromo dan Ranu Regulo Saat Libur Lebaran, PNBP Tembus Rp 2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Selama libur Lebaran 2026, sebanyak 25.588 wisatawan berkunjung ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Libur Lebaran 2026 menjadi momentum penting bagi sektor pariwisata Jawa Timur. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat kunjungan wisatawan mencapai 25.588 orang dalam periode 21–24 Maret.

Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi alam, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

HALAL BERKAH

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan bahwa pelayanan wisata selama libur Idul Fitri berjalan kondusif.

Dari total kunjungan, sebanyak 24.671 wisatawan memilih Gunung Bromo, sementara 917 lainnya berwisata ke Ranu Regulo.

Gunung Bromo masih menjadi magnet utama dengan dominasi wisatawan nusantara sebanyak 24.325 orang, disertai 346 wisatawan mancanegara. Sementara itu, seluruh pengunjung Ranu Regulo tercatat berasal dari dalam negeri.

Baca Juga:  Super Flu Merebak di Jawa Timur, Pemprov Harus Tingkatkan Mitigasi

Secara akumulasi, kunjungan ke Bromo menyumbang lebih dari Rp 2 miliar terhadap PNBP, sedangkan Ranu Regulo menambah Rp 34,5 juta.

Angka ini menegaskan bahwa pariwisata alam di kawasan TNBTS tidak hanya menjadi destinasi populer, tetapi juga penggerak ekonomi daerah.

Rudi menegaskan bahwa pihaknya memperketat pengaturan arus wisata demi kenyamanan bersama.
“Pelayanan terhadap wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri berjalan dengan baik dan terkendali. Kami juga melakukan pengaturan di pintu masuk Cemorolawang agar tidak terjadi kepadatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengunjung yang belum membeli tiket daring diarahkan ke jalur Seruni Point, sementara yang perlu penyesuaian tiket dialihkan ke jalur Mentingen.

“Kami menghargai para pengunjung yang telah mendukung kelancaran serta kenyamanan bersama selama periode liburan,” kata Rudi.

Baca Juga:  PP 28/2024 Dinilai Berisiko, Petani Tembakau Jatim Minta Pemerintah Kaji Ulang

Lonjakan wisatawan tidak hanya meningkatkan PNBP, tetapi juga menghidupkan ekosistem ekonomi lokal, mulai dari transportasi, kuliner, hingga akomodasi.

Strategi pengelolaan arus wisata yang dilakukan TNBTS menunjukkan bahwa pariwisata Lebaran bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari sistem ekonomi yang terintegrasi.

Dengan pengaturan yang baik, destinasi wisata alam mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi demi kelancaran operasional sektor pariwisata di kawasan TNBTS,” pungkas Rudi. (*)

TEMANISHA.COM