TOPMEDIA – Profesionalisme skuad Persebaya Surabaya diuji pasca-libur Idulfitri. Setelah dua pekan menepi dari lapangan hijau, Ernando Ari dkk kembali melahap menu latihan perdana di Lapangan C Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Hasilnya memuaskan, dimana tim pelatih mendapati kondisi fisik pemain tetap terjaga tanpa ada lonjakan berat badan yang signifikan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan apresiasi khusus terhadap kedisiplinan anak asuhnya. Meski menikmati jatah libur yang cukup panjang, para pemain terbukti patuh menjalankan program latihan mandiri yang dipantau ketat secara daring.
“Kondisi pemain sejauh ini cukup positif. Hasil pengecekan menunjukkan berat badan mereka tetap berada di standar yang kami tetapkan. Selama libur, mereka rutin mengirimkan video latihan setiap hari sesuai program yang sudah disiapkan,” ungkap Tavares setelah memimpin sesi latihan, Kamis (26/3).
Juru taktik asal Portugal tersebut menjelaskan bahwa porsi latihan mandiri selama jeda kompetisi memang dirancang secara personal. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan yang berbeda, terutama bagi beberapa pilar yang sedang dalam masa pemulihan cedera.
Meski kondisi fisik tergolong aman, Tavares sadar tantangan sebenarnya adalah mengembalikan sentuhan bola dan intensitas pertandingan. Baginya, latihan di sasana (gym) atau lari mandiri memiliki atmosfer yang berbeda jauh dengan determinasi di atas lapangan.
“Kami akan melihat bagaimana progres mereka saat kembali menjalani latihan bersama. Masih ada waktu untuk terus meningkatkan level intensitas sebelum kompetisi dimulai kembali,” imbuhnya.
Selain urusan fisik, fokus utama Tavares saat ini adalah memulihkan mentalitas bertanding. Maklum, sebelum jeda lebaran, langkah Green Force sempat terganjal kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC. Luka tersebut harus segera disembuhkan agar kepercayaan diri tim kembali pulih.
Tavares menegaskan tidak ada cara instan untuk bangkit selain melalui latihan keras di lapangan.
“Cara terbaik membangun mentalitas adalah bekerja keras di setiap sesi. Dari kerja keras itu, pemain akan berkembang dan kepercayaan diri akan tumbuh dengan sendirinya,” tegas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. (*)



















